Festival Budaya Fashion Probolinggo SAE Carnival 2026

Entertainment75 Dilihat

Reformasiaktual.com//Pemerintah kabupaten probolinggo sukses gelar festival budaya fashion probolinggo SAE Carnival 2026, di kecamatan kraksaan pada hari sabtu ( 29/08/2026 )

Bupati probolinggo Guz. dr. Moh Haris membuka festival budaya fashion probolinggo carnival dengan di awali dengan memukul GONG sebagai tanda bagi para kontingen untuk memamerkan budaya nusantara khususnya pakaian adat dan kesenian asli kabupaten probolinggo dengan tema ” Merawat Warisan Lokal Menuju Probolinggo SAE “.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Probolinggo.

Adapun jumlah peserta Sebanyak 15 kontingen gabungan ambil bagian dalam Festival Budaya fashion Probolinggo SAE Carnival 2026, dan Pesertanya berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ), kecamatan, fasilitas pelayanan kesehatan hingga Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Kabupaten Probolinggo.

Untuk kontingen kecamatan wilayah timur dengan cerita rakyat gending yakni Lalampahan SumberKerang Nomer Peserta 8 dengan tema ” Merawat Menjaga Melestarikan Budaya dan Tradisi, Untuk Tim peserta Kecamatan wilayah timur terdiri dari :

  1. Kecamatan Kraksaan Camat Puja Kurniawan, S. STP, M. Si beserta istri.
  2. Kecamatan Besuk Camat Handik Hariyanto, S. Kom, M. Si beserta istri.
  3. Kecamatan Paiton Camat H. Abdul Bari, SH, M. Si beserta istri.
  4. Kecamatan Pajarakan Camat H. Sudarmono, S. T, MM beserta istri.
  5. Kecamatan Krejengan Andi Wiroso, S. Sos beserta istri.
  6. Kecamatan Pakuniran Camat Hasan Zainuri, S. Ag, MM beserta istri.
  7. Kecamatan Kotaanyar Camat Hari Pribadi, S. STP, M. Si beserta istri.
  8. Kecamatan Gading Camat Erwin Yulianto, S. Kom, MM

Masing-masing kontingen membawa konsep Adat, Budaya dan karakter berbeda, Pakaian adat sebagai gambaran kehidupan pada masa kerajaan, profesi, kesenian, kearifan lokal hingga mengenai sejarah pada masa kerajaan.

Dalam sambutan Bupati probolinggo Guz. dr. Mohammad Haris kegiatan festival budaya fashion probolinggo carnival 2026 memiliki makna lebih luas bukan sekedar pertunjukan, Keberagaman budaya yang di tampilkan merupakan bagian penting dalam menjaga identitas jatidiri bangsa indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan nusantara kepada masyarakat, kegiatan probolinggo SAE Carnival 2026 bukan tentang glamour, bukan tentang sesuatu yang harus kita pamerkan berlebihan, melainkan sebuah kebersamaan, kemajemukan dan melestarikan budaya tradisional nusantara.

Menurut Bupati probolinggo, Indonesia memiliki kekayaan budaya, suku , bahasa adat istiadat yang sangat beragam, oleh karena itu sangat perlu mendapatkan ruang untuk terus di lestarikan dan di perkenalkan kepada generasi masa depan penerus bangsa indonesia. Saya berharap semangat kebersamaan yang terlihat di probolinggo SAE carnival tetap terus di pelihara dalam kehidupan sehari hari, Sehingga kegiatan festival budaya fashion probolinggo SAE Carnival bukan menjadi tontonan saja, tetapi sebagai wujud memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap warisan tradisional budaya daerah, Demi terwujudnya probolinggo yang SAE.
” Ujar Bupati probolinggo “

“Yuni rinada (RA) “