Asep Robin Sapu 5 Kecamatan Dapil 3 Bandung: Reses Bukan Formalitas, Melainkan Ritual Kemanusiaan bagi Rakyat Kecil

Politik42 Dilihat

Reformasiaktual.com//BANDUNG – Di tengah hiruk-pikuk dinamika perkotaan Bandung, langkah Wakil Ketua BAPEMPERDA DPRD Kota Bandung, Asep Robin, S.H., M.H., kembali menyusuri wilayah kelahirannya dalam agenda Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026. Ia menyambangi lima kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, meliputi Mandalajati, Antapani, Arcamanik, Ujung Berung, hingga Cibiru. Kehadirannya bukan sekadar pemenuhan kewajiban konstitusional, melainkan sebuah pendekatan yang disebutnya sebagai “ritual kemanusiaan” untuk menyerap langsung aspirasi warga di lapisan terbawah.

Bagi masyarakat setempat, Asep Robin bukan sosok pejabat yang jauh dari jangkauan. Dalam setiap pertemuan, ia duduk sejajar dengan para orang tua, kaum rentan, dan konstituen yang sering kali luput dari perhatian. Ia menyimak dengan saksama keluhan ibu-ibu terkait jaminan kesehatan, serta harapan para ayah yang mengupayakan kepastian ekonomi keluarga. Bagi Asep Robin, setiap suara warga memiliki bobot yang penting untuk didengar dan ditampung secara tulus.

“Bapak ibu sekalian, tujuan saya menjadi anggota DPRD tentu harus bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Bukan sekadar menjadi simbol jabatan tanpa arti. Jika saya tidak bermanfaat bagi rakyat, percuma saja saya menyandang status ini,” ujar Asep Robin disambut antusiasme warga yang tergabung dalam Sahabat Asep Robin, Selasa (29/8/2026).

Keterbukaan interaksi tersebut menjadi wadah penampung harapan warga dari kelompok termiskin di wilayah Dapil 3. Aspirasi yang dikumpulkannya tidak dibiarkan begitu saja, melainkan diupayakan menjadi langkah konkret. Mulai dari usulan perbaikan sarana pemukiman, penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, hingga advokasi kebijakan daerah yang melindungi hak-hak dasar warga. Langkah nyata ini dirasakan dampaknya hingga ke lingkungan keluarga, membawa ketenangan dan rasa aman bagi masa depan anak-anak.

Sebagai jembatan aspirasi di BAPEMPERDA, Asep Robin menggabungkan latar belakang hukum dan kepekaan sosialnya untuk memastikan peraturan yang dibuat di tingkat daerah tetap berpihak pada rakyat. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya dinilai dari megahnya gedung fisik, tetapi juga dari kekokohan perlindungan sosial bagi warga kecil.

Kegiatan reses ini menjadi bukti nyata komitmennya menampung setiap keluhan dan mengawal pembangunan agar tidak ada warga yang tertinggal. Asep Robin menuturkan bahwa reses adalah momen berharga berkomunikasi langsung dengan pemilih di luar masa sidang resmi.

“Semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi semua. Mari terus bergerak dan menjaga kebersamaan agar hasilnya terasa nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kehadiran Asep Robin di wilayah ini menegaskan kembali bahwa politik yang dijalankan dengan ketulusan mampu menjadi sarana merawat kemanusiaan. Bersama warga dari Mandalajati hingga Cibiru, ia terus berupaya mewujudkan Bandung yang maju dan sejahtera sekaligus merangkul warga kecilnya dalam keadilan yang nyata.

Reporter: Rohendi