TAKALAR — Kekeringan panjang membuat air bersih menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi masyarakat Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Di tengah kondisi itu, Polres Takalar bersama Komunitas Tangan di Atas dan Palang Merah Indonesia (PMI) Takalar kembali mengirim bantuan air bersih untuk warga.
Sebanyak satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat Desa Rewataya, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Minggu, 6 September 2026. Bantuan tersebut diantar langsung oleh AIPTU Erwin Eka Saputra, didampingi personel Babinsa dan PMI Takalar.
Bantuan itu menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan yang terdampak kekeringan. Bagi warga Tanakeke, air bersih bukan sekadar kebutuhan untuk diminum. Air juga diperlukan untuk memasak, mencuci dan berbagai keperluan rumah tangga.
Distribusi air bersih dilakukan dengan mengandalkan kerja sama sejumlah pihak. Polres Takalar menggandeng Komunitas Tangan di Atas dan PMI Takalar untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Hingga hari ini, tercatat 34 truk tangki air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih di wilayah kepulauan masih menjadi perhatian dan membutuhkan dukungan bersama.
AIPTU Erwin Eka Saputra mengatakan, distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kekeringan panjang. Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Di tengah kekeringan yang masih dirasakan masyarakat, kami berupaya memastikan bantuan air bersih dapat sampai langsung kepada warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kehadiran kami bersama Babinsa, PMI dan Komunitas Tangan di Atas untuk membantu warga Kepulauan Tanakeke,” ujar Erwin.
Kasi Humas Polres Takalar IPTU Nur Ady mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurut dia, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Kekeringan panjang tentu memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, terutama ketika kebutuhan air bersih mulai sulit dipenuhi. Karena itu, Polres Takalar berupaya hadir bersama berbagai pihak untuk membantu masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga bantuan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kepulauan Tanakeke,” kata Nur Ady.
Ia menambahkan, penyaluran yang telah mencapai 34 truk tangki merupakan hasil dari kepedulian dan gotong royong berbagai pihak. Polres Takalar, kata dia, akan terus mendorong kolaborasi dengan komunitas, PMI, TNI dan unsur lainnya agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang terdampak kekeringan.
**“Sampai hari ini sudah 34 truk tangki air yang disalurkan ke masyarakat di Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap warga tidak boleh berhenti pada satu kegiatan. Kami mengapresiasi Komunitas Tangan di Atas, PMI Takalar, Babinsa dan seluruh pihak yang terus bergandengan tangan membantu masyarakat. Semangat gotong royong seperti inilah yang kami harapkan terus terjaga,”ujar Nur Ady.
Asw-19









