Malam-Malam Polisi Duduk Bersama Warga, Kamtibmas Jadi Bahan Obrolan

TNI/Polri18 Dilihat

Majalengka – Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak selalu harus dilakukan dengan kegiatan formal. Melalui komunikasi sederhana dan kedekatan dengan warga, kepolisian terus berupaya menciptakan suasana kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal tersebut dilakukan personel Polsek Malausma Polres Majalengka Polda Jabar melalui kegiatan duduk santai dan dialog bersama warga di Desa Buninagara, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Senin malam (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Nena Sugiatna dengan menyambangi dan berinteraksi langsung bersama warga. Dalam suasana santai, personel kepolisian membuka ruang komunikasi untuk mendengarkan berbagai cerita, masukan, maupun kondisi yang dirasakan masyarakat di lingkungan sekitar.

Obrolan bersama warga menjadi salah satu cara Bhabinkamtibmas untuk mengetahui situasi kamtibmas secara langsung. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan secara bersama-sama.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Malausma Ipda Riyana, S.Sos., menyampaikan bahwa membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

“Melalui komunikasi yang santai seperti ini, anggota dapat lebih dekat dengan masyarakat dan mengetahui secara langsung apa yang menjadi perhatian warga. Kami ingin masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungannya,” ujar Ipda Riyana.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian, serta saling mengingatkan menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Polsek Malausma akan terus mendorong personelnya untuk hadir di tengah masyarakat melalui sambang, patroli dialogis, maupun komunikasi secara langsung. Kehadiran polisi diharapkan tidak hanya dirasakan ketika terjadi persoalan, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian masyarakat dalam membangun rasa aman dan kebersamaan.