Kemenag Bukittinggi Ingatkan Madrasah: Perencanaan Asal-Asalan Berujung Revisi Anggaran

Daerah24 Dilihat

BUKITTINGGI, Reformasiaktual.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi menegaskan perencanaan madrasah tidak boleh lagi disusun berdasarkan perkiraan. Seluruh program dan anggaran harus berbasis data, fakta, dan kebutuhan riil melalui Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Elektronik Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (eRKAM).

Penegasan itu disampaikan Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan, saat membuka kegiatan penguatan EDM-eRKAM 2026 di Aula Kemenag Bukittinggi, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan diikuti 43 peserta, terdiri dari kepala madrasah, bendahara, operator, Kaur TU, serta pengawas madrasah negeri dan swasta se-Kota Bukittinggi.

Menurut Irwan, EDM menjadi dasar memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan madrasah sebelum menyusun program melalui eRKAM.

“Program harus jelas sasarannya, didukung data yang valid, dan menjawab persoalan nyata di madrasah,” tegasnya.

Kasi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra, menambahkan EDM dan eRKAM diharapkan mendorong pengelolaan anggaran yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Kontributor : Andreas
Editor : Adjurama G