Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi Minta Struktur Partai Tak Sekadar Lengkap: Harus Hidup dan Bekerja

Politik38 Dilihat

BANDUNG//Reformasiaktual. com – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung berlangsung di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026). Rakorda menjadi momentum konsolidasi pengurus sekaligus penguatan struktur organisasi PSI hingga tingkat bawah.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, jajaran pengurus DPP dan DPW PSI Jawa Barat, Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat, serta pengurus DPC dan DPRT PSI se-Kota Bandung.

Dalam Rakorda itu, struktur organisasi PSI Kota Bandung disebut telah rampung 100 persen pada tingkat DPC dan DPRT. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kehadiran Kaesang Pangarep dan Joko Widodo dalam agenda konsolidasi tersebut.

Joko Widodo memberikan arahan agar kelengkapan struktur organisasi tidak berhenti pada urusan administratif. Menurutnya, struktur partai harus benar-benar hidup, bekerja, dan hadir di tengah masyarakat.

“Yang paling penting struktur itu harus hidup. Struktur itu harus bekerja. Percuma strukturnya selesai tapi tidak bekerja dan tidak ada dinamika di bawah,” ujar Jokowi dalam Rakorda tersebut.

Jokowi juga mendorong kader PSI Kota Bandung membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas olahraga dan seni, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga kelompok perempuan.

Ia menekankan pentingnya kehadiran kader dalam kegiatan sosial, kebudayaan, kerja bakti maupun berbagai aktivitas masyarakat di ruang publik.

Jokowi Tegaskan Sudah Menjadi Bagian dari PSI

Momentum Rakorda juga menjadi perhatian karena Joko Widodo secara terbuka menyatakan dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar PSI.

Di hadapan kader, Jokowi menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI dan menyebut dirinya telah bergabung sejak 14 Oktober 2025. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan status keanggotaannya di PSI yang selama ini menjadi perhatian publik.

Kehadiran Jokowi bersama Kaesang Pangarep di Rakorda PSI Kota Bandung kemudian menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi, khususnya setelah struktur DPC dan DPRT PSI di Kota Bandung dinyatakan telah terbentuk 100 persen.

Yoel: Program Sosial Akan Diperluas

Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat menyambut positif arahan yang disampaikan Jokowi. Ia mengatakan PSI Kota Bandung akan menerjemahkan arahan tersebut melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurut Yoel, aktivitas organisasi akan diperluas hingga tingkat kelurahan, RT dan RW. Program yang disiapkan antara lain pelatihan, pendidikan politik, kegiatan sosial serta pertemuan langsung dengan masyarakat.

“Jadinya tingkat kelurahan karena kita tujuannya bukan cuma kelurahan tapi RT RW. Jadi di RT RW juga ada PSI lagi,” kata Yoel.

Yoel juga menyampaikan bahwa PSI Kota Bandung akan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan di wilayah Kota Bandung.

Baginya, keberadaan struktur organisasi harus diikuti dengan kegiatan nyata sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran kader PSI di lingkungan masing-masing.

Konsolidasi Menuju 2029

Rakorda juga menjadi ruang konsolidasi internal PSI Kota Bandung dalam menghadapi agenda politik mendatang. Yoel menyebut pihaknya menargetkan penguatan posisi PSI dalam politik Kota Bandung, termasuk target memperoleh posisi pimpinan DPRD pada Pemilu 2029. Pernyataan tersebut merupakan target politik yang disampaikan oleh Ketua DPD PSI Kota Bandung.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menyebut momentum bergabungnya Jokowi ke dalam keluarga besar PSI menjadi bagian dari dinamika internal partai dalam menghadapi Pemilu 2029.

Dengan rampungnya struktur DPC dan DPRT di Kota Bandung, tantangan berikutnya bagi PSI adalah memastikan struktur tersebut tidak hanya lengkap secara organisasi, tetapi juga aktif menjalankan program dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Rakorda akhirnya tidak hanya menjadi forum konsolidasi kepengurusan, tetapi juga menjadi penegasan arah kerja PSI Kota Bandung: memperkuat organisasi dari gtutingkat kota hingga lingkungan masyarakat serta menjalankan kegiatan sosial dan pendidikan politik secara langsung.

undabg. s