Hadiri Maulid Akbar di Ponpes Modern Al-Aksi, Bupati Bantaeng Wakafkan 50 Al-Qur’an

Rohani/Agama122 Dilihat

BANTAENG — reformasiaktual.com Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Aksi, Desa Lonrong, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ust. Solmed didampingi April Jasmin, serta Ust. Agus Idwar dan Ust. Arifin serta Para perwakilan Forkopimda yakni, Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriyadi mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Intel Kejari Bantaeng, Akhmad putra Dwi mewakili Kajari Bantaeng, Danramil 1410-02/Eremerasa, Kapten Inf Jufri mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Ketua MUi Bantaeng, Dr.KM.Hamzah Israil.

Maulid Akbar ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan dan keteladanan umat Islam terhadap Rasulullah SAW.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 120 Al-Qur’an diwakafkan untuk Ponpes Modern Al-Aksi. Wakaf Al-Qur’an tersebut diniatkan sebagai amal jariyah serta hadiah pahala bagi orang tua dan keluarga para pewakaf.

Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin turut mewakafkan 50 Al-Qur’an untuk Ponpes Modern Al-Aksi. Wakaf tersebut diniatkan untuk kedua orang tua dan keluarga diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

“Terima kasih banyak, Pak Ustaz, sudah menyempatkan hadir di Kabupaten Bantaeng. Yang pertama, kami ingin menyampaikan selamat datang di Kabupaten Bantaeng,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng juga memperkenalkan Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu daerah dengan wilayah terkecil di Sulawesi Selatan dan merupakan kabupaten terkecil di Sulawesi Selatan.

Bupati Bantaeng juga menyampaikan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya para petani dan peternak, akibat kondisi cuaca dan kemarau yang berlangsung.

“Bantaeng, seperti halnya banyak daerah di Indonesia, saat ini menghadapi kondisi kemarau yang cukup ekstrem. Kondisi ini tentu memberikan dampak kepada masyarakat, terutama para petani dan peternak yang merasakan langsung dampaknya,” jelasnya.

AGUS