Selamat Jalan H. Rudi Agus Mulyana, Sosok Penghubung JPJ dan Bidhumas Polda Jabar

Daerah111 Dilihat

Reformasiaktual.com//BANDUNG — Kabar berpulangnya H. Rudi Agus Mulyana, A.Md., meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Jurnalis Polda Jabar (JPJ). Almarhum bukan hanya dikenal sebagai bagian dari jajaran pengurus JPJ, tetapi juga sebagai sosok yang aktif membangun komunikasi dan silaturahmi dengan jajaran Bidhumas Polda Jawa Barat.

Di lingkungan JPJ, nama Rudi Agus Mulyana cukup melekat dengan peran komunikasi organisasi. Sosoknya dikenal komunikatif, mudah bergaul, serta mampu menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak.

Kehadirannya dalam berbagai agenda organisasi membuat almarhum menjadi salah satu figur yang kerap mengambil peran dalam membangun komunikasi antara insan pers yang tergabung dalam JPJ dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Jembatan Komunikasi JPJ dan Bidhumas

Kedekatan komunikasi almarhum dengan lingkungan Bidhumas Polda Jabar menjadi salah satu bagian dari perjalanan pengabdiannya di JPJ.

Dalam sejumlah kegiatan dan pertemuan organisasi, Rudi kerap dipercaya membawa kepentingan organisasi sekaligus menyampaikan komunikasi JPJ kepada pihak kepolisian.

Salah satu momentum yang dikenang terjadi pada Desember 2025, ketika almarhum mewakili Ketua JPJ dalam kegiatan silaturahmi dengan jajaran Humas Polda Jabar.

Dalam kesempatan tersebut, komunikasi tidak hanya berkaitan dengan keberadaan organisasi, tetapi juga menyangkut peran insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan dan kinerja jajaran Polda Jawa Barat.

Peran tersebut membuat Rudi dikenal sebagai salah satu figur yang mampu menjadi penghubung komunikasi antara JPJ dan Bidhumas Polda Jabar.

Identik dengan Komunikasi Organisasi

Bagi sejumlah rekan di internal organisasi, Rudi Agus Mulyana bahkan dikenal sebagai salah satu sosok yang kerap tampil menyampaikan komunikasi organisasi.

Meski secara struktural menjabat sebagai Wakil Ketua, kemampuan berkomunikasi dan keterlibatannya dalam berbagai agenda membuat almarhum sering mengambil peran ketika JPJ harus berkomunikasi dengan pihak eksternal.

Ia bukan sekadar tercatat dalam struktur organisasi, tetapi turut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan dan komunikasi yang menyangkut kepentingan JPJ.

Peran tersebut menjadi penting bagi sebuah organisasi wartawan yang memiliki hubungan kemitraan dengan institusi kepolisian. Komunikasi yang baik membutuhkan sosok yang mampu menyampaikan aspirasi secara santun, terbuka, dan tetap menjaga marwah organisasi.

Dipercaya Menjadi Wakil Ketua

Dalam kepengurusan JPJ tahun 2025, Rudi Agus Mulyana dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua I. Setelah terjadi perubahan kepemimpinan organisasi pada Desember 2025, almarhum tetap berada dalam jajaran pengurus sebagai Wakil Ketua.

Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan almarhum dalam organisasi yang menaungi para insan pers yang menjalankan aktivitas jurnalistik di lingkungan Polda Jabar.

Bagi rekan-rekan wartawan, Rudi dikenal sebagai sosok yang mudah diajak berkomunikasi. Hubungan yang dibangunnya dengan berbagai pihak turut menjadi bagian dari upaya menjaga silaturahmi dan kemitraan antara insan pers dengan institusi kepolisian.

Jejak yang Akan Selalu Dikenang

Kini, sosok yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan komunikasi JPJ tersebut telah berpulang.

Kepergian H. Rudi Agus Mulyana meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, rekan seprofesi, serta keluarga besar Jurnalis Polda Jabar.

Namun, kebersamaan, dedikasi, dan jejak pengabdiannya akan tetap menjadi bagian dari perjalanan organisasi.

Almarhum akan dikenang sebagai Wakil Ketua JPJ, seorang jurnalis, sosok komunikatif, serta sahabat yang turut menjaga hubungan dan komunikasi antara JPJ dengan lingkungan Bidhumas Polda Jabar.

Bagi keluarga besar JPJ, kehilangan Rudi bukan sekadar kehilangan seorang pengurus. Lebih dari itu, organisasi kehilangan seorang sahabat dan rekan seperjuangan yang selama ini turut mengambil bagian dalam menjaga kebersamaan.

Selamat jalan, H. Rudi Agus Mulyana, A.Md.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan dan menerangi alam kuburnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.

Keluarga besar JPJ juga memohon maaf kepada seluruh pihak apabila semasa hidupnya almarhum pernah melakukan kesalahan atau kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.Al-Fatihah.

red