Reformasiaktual.con//CIREBON — Direktur Prima Sandakala Trimukti menyoroti pentingnya pembinaan dan pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tingkat SDN dan SMPN.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Rabu (7/10/2026).
Direktur Prima Sandakala Trimukti melalui Zeki mengingatkan para kepala sekolah SDN dan SMPN agar dalam mengelola dana BOS senantiasa berpedoman pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
“Jangan bermain-main dengan uang pendidikan. Pengelolaan dana BOS harus sesuai aturan, transparan dan akuntabel,” tegas Zeki.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah adanya pertemuan mediasi terkait informasi mengenai sejumlah kepala sekolah SDN dan SMPN yang disebut melaporkan dugaan pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan.
Menurut Zeki, fenomena saling melapor antara pihak kepala sekolah dan wartawan kepada aparat penegak hukum (APH) perlu diklarifikasi secara menyeluruh. Ia menilai, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama untuk memastikan transparansi pengelolaan dana BOS di lingkungan sekolah.
“Fenomena saling lapor kepada APH ini perlu dibuka secara terang. Apakah benar laporan tersebut telah dibuat secara resmi dan apa yang menjadi pokok persoalannya,” ujar Zeki.
Mediasi yang difasilitasi Firma Hukum Sandakala Trimukti bersama tim Jurnalis Reformasi Aktual com Cirebon bertujuan melakukan klarifikasi dan memastikan kebenaran informasi terkait laporan yang disebut telah disampaikan kepada pihak kepolisian.
Zeki juga menekankan pentingnya pengelolaan dana BOS yang transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia berharap seluruh pihak mengedepankan klarifikasi dan fakta dalam menyikapi persoalan tersebut serta menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum apabila memang terdapat dugaan pelanggaran.
Jurnalis Reformasi Aktual com Cirebon
Kabiro: Warnadi











