Kekeringan Parah! 75 KK di Pasirandu Cisolok Antre Air Bersih, PMI Sukabumi Turun Tangan

Daerah38 Dilihat

Reformasiaktual.com//Kabupaten Sukabumi- Kekeringan akibat kemarau panjang melanda Kampung Pasirandu RT 02 RW 08, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Sebanyak 75 KK atau 230 jiwa terdampak krisis air bersih. Menjawab laporan warga, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi langsung menyalurkan bantuan pendistribusian air bersih, Senin (12/10/2026).

Meski hanya satu mobil tangki dengan kapasitas 5000 liter, bantuan ini sangat berarti bagi warga. Warga terlihat antusias menunggu kedatangan tangki air tersebut.

Air bersih ini digunakan warga untuk keperluan paling vital, mencuci bahan makanan dan memasak. Untuk mandi dan cuci kakus, warga terpaksa mengambil air dari Sungai Cibareno yang berjarak 1,5 Km menggunakan motor, bahkan membeli air dengan mobil.

Salah satu warga, Iyang Sulastri (42), menyampaikan terima kasih.

“Saya beserta warga yang kebanyakan ibu-ibu ini menyampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada bapak Okih Pajri Assidiq Camat Cisolok,bapak Hendira Ketua PMI Kecamatan Cisolok, dan semua pihak yang sudah memfasilitasi pengajuan air bersih ini,” ujar Iyang.

Ia menuturkan, di kampungnya sebenarnya ada bak penampungan bantuan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Jabar dan Baznas Kabupaten Sukabumi tahun 2019 dengan kapasitas 8000 liter, plus selang PVC 1,5 Km dari mata air di kaki Gunung Panggeleseran atau Puncak Habibi.

Namun kemarau tahun ini membuat mata air mengering dan tidak mengalir ke bak penampungan. Air pun harus dibagi dengan kampung lain di atasnya seperti RT 01, RT 03, dan RT 04.

“Kebutuhan air bersih sangat mendesak untuk masak dan membasuh makanan,” tutur Iyang.

Warga berharap bantuan air bersih terus mengalir selama musim kemarau masih berlangsung dan hujan belum datang.