Wabup Putri Karlina Jangan Hanya Mengandalkan TPA, Kurangi Sampah dari Rumah

Daerah39 Dilihat

Reformasiaktual.com // GARUT — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengajak seluruh masyarakat Garut untuk mulai mengubah pola pikir dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, kebakaran dan penumpukan sampah di TPA Pasir Bajing bukan sekadar urusan pemerintah, melainkan cerminan dari kebiasaan kita bersama.Saat di Wawancara Pada Rabu ,(14/10/2026)

Wabup Putri menyampaikan bahwa kondisi yang terjadi saat ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan Kejadian yang Sebenarnya Bisa Diprediksi

“Ini bukan di luar dugaan, bahkan bisa diprediksi. Jangan marah kalau diingatkan . TPA kita suatu saat akan habis. Masa kita harus menunggu kebakaran dulu baru sadar tempatnya sudah penuh? Setiap hari tumpukan terus bertambah, maka pada akhirnya pasti akan tertutup. Itu hanya masalah waktu.”Tuturnya

Sementara Bupati A.Syakur amin terus melakukan pendekatan langsung dengan warga sekitar TPA untuk mencari solusi terbaik. Wabup Putri karlina juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan berbagai komunitas agar kejadian kebakaran tidak berulang tanpa ada perubahan berarti.

“Jangan sampai masalah selesai dipadamkan, tapi tidak ada tindak lanjut ke depannya. Harapannya Waktu Pakai TPA bisa diperpanjang, warga sekitar terbebas dari keluhan, dan masyarakat Garut akhirnya memiliki tata kelola sampah yang benar-benar baik.”

Wakil Bupati Putri Karlina mencari Solusi Nyata Mulai Kurangi dari Sumber Sampah dari Rumah

Inti pesan Wabup Putri jelas pemerintah memang punya tugas mengelola sampah, tapi itu bukan berarti warga bisa lepas tangan.

“Sama seperti kita membersihkan rumah sendiri, sampah juga adalah tanggung jawab kita masing-masing. Buang ke TPA memang tetap diperlukan, tapi mari kita kurangi volumenya. Yang bisa selesaikan di rumah, selesaikan di rumah.”

Langkah konkret yang diajakan sederhana namun berdampak besar :

  • Habisilah makanan jangan biarkan makanan terbuang sia-sia
  • Olahlah sampah organik sendiri sisa sayuran dan dedaunan bisa jadi kompos atau pakan maggot, jadikan pupuk untuk menanam kembali
  • Kurangi plastik sekali pakai , Kantong plastik ratusan tahun tak terurai. Bawa botol minum dan tas belanja sendiri
  • Jangan buang sampah ke sungai , air adalah sumber kehidupan, jangan kita kotori sendiri

“Kita semua sudah tahu aturannya, tapi masih sering menganggap remeh. Sekarang tumpukan sampah sudah mulai mengganggu, bukan? Bayangkan jika TPA ini benar-benar habis, ke mana lagi kita akan membuangnya? Mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah sendiri. Itulah langkah paling bijak untuk menyelamatkan Garut kita.” Pungkasnya

Pian