Didampingi Ketua TP. PKK, Bupati Bantaeng Hadiri Jalan Sehat Anti Mager Sulsel

Entertainment29 Dilihat

BANTAENG – reformasiaktual.com Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, mengikuti Jalan Sehat Anti Mager dalam rangka Hari Jadi ke-357 Sulsel, Minggu 18 Oktober 2026.

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman ini dimulai pukul 06.00 WITA dengan titik start/finish di Depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar.

Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng memberikan apresiasi dengan hadirnya Jalan Sehat Anti Mager Sulsel. Mengingat, kegiatan tersebut turut menghadirkan Kirab Swasembada Pangan yang melibatkan 24 Kabupaten/Kota, pasar murah, dan Job Fair.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada  bapak Gubernur Sulsel yang selalu menggelar Anti Mager. Mengingat kegiatan ini bermanfaat langsung kepada masyarakat”, katanya.

Jalan Sehat Anti Mager resmi dibuka oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Sejumlah kepala daerah di Sulsel turut hadir berserta jajarannya masing-masing.

“Gerakan Anti Mager ini bukan sekedar olahraga, tapi ajakan untuk hidup aktif, sehat, dan produktif. Semoga semangat ini terus menyebar ke seluruh kabupaten dan kota di Sulsel,” ujar Gubernur Sulsel Andi Sudirman dalam sambutannya.

Gubernur Sulsel juga menambahkan, Jalan Sehat Anti Mager Sulsel tidak hanya  meningkatkan kesadaran hidup sehat, namun mendorong pertumbuhan ekonomi dan  program pembangunan Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dirangkaikan pula dengan Kirab Swasembada Pangan / Karnaval Kendaraan Hias yang menjadi bagian dari perayaan HUT Sulsel ke-357. Dimana Kabupaten Bantaeng dengan bangga menampilkan replika komoditas unggulan pertanian dan hortikultura, sebagai bukti nyata kontribusi dalam mewujudkan Swasembada Pangan Jaya.

Melalui sentuhan teknologi pertanian modern, Bantaeng terus konsisten menjadi lumbung benih dan sayur-mayur berkualitas di Sulawesi Selatan. Tidak hanya sektor pangan, ornamen megah pada mobil hias ini juga melambangkan dinamika Kawasan Industri Bantaeng atau KIBA, serta Infrastruktur Terintegrasi yang menjadi motor penggerak utama Ekonomi Tumbuh. Dengan konektivitas jalan dan fasilitas publik yang semakin mantap, Bantaeng kini siap menjelma sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan yang visioner, didukung semangat Anti Mager, Pemerintah dan segenap Masyarakat Kabupaten Bantaeng siap melangkah lebih cepat, bekerja lebih cerdas, demi Sulawesi Selatan yang maju, sejahtera, dan jaya!
Bantaeng Melesat: Menopang Swasembada, Memacu Ekonomi, Memantapkan Infrastruktur.

AGUS