Sekda Ade Zakir: Kontingen Bandung Barat Siap Hadapi Porprov XV Jawa Barat 2026

Daerah37 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
KBB — Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, selaku Ketua Kontingen atau Chief de Mission (CDM), menyampaikan laporan kesiapan dan langkah koordinasi kontingen Kabupaten Bandung Barat dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelepasan kontingen Kabupaten Bandung Barat yang digelar di Lapangan Plaza Mekarsari, Rabu (21/10/2026).

Dalam laporannya, Ade Zakir menjelaskan bahwa kontingen Kabupaten Bandung Barat terdiri atas 732 atlet, 172 pelatih, 60 manajer, 80 sumber daya manusia (SDM) keolahragaan, serta 101 unsur panitia.

Dengan komposisi tersebut, diperlukan pengelolaan dan koordinasi yang terpadu agar seluruh unsur kontingen dapat menjalankan tugas dan perannya secara optimal selama mengikuti ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut.

Ade Zakir menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, serta seluruh unsur pendukung terus diperkuat untuk memastikan kesiapan kontingen.

Menurutnya, sejumlah aspek menjadi perhatian dalam persiapan menghadapi Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026. Aspek tersebut meliputi kesiapan atlet dan pelatih, administrasi keikutsertaan, transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, hingga kebutuhan teknis pertandingan.

“Setiap kendala perlu segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai tugas serta kewenangan masing-masing,” demikian penegasan Ade Zakir dalam laporannya.

Selain memperkuat koordinasi, Ade Zakir juga menekankan pentingnya peran manajer cabang olahraga dalam mengendalikan dan mendukung kesiapan kontingen. Para manajer diharapkan aktif mengoordinasikan kesiapan atlet dan pelatih, memantau jadwal serta pelaksanaan pertandingan, sekaligus memfasilitasi penyelesaian kendala teknis maupun nonteknis.

Terkait keterlibatan manajer, Ade Zakir menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melibatkan sejumlah pejabat perangkat daerah untuk menjalankan tugas tersebut.

“Untuk teman-teman manajer, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Jadi, kita sudah menentukan 60 cabor itu seluruhnya hampir dari kepala perangkat daerah, mulai dari kadis, kaban, sekdis, kabag, juga teman-teman camat,” ungkap Ade Zakir.

Ia juga berharap para manajer dapat menjadi penghubung yang efektif antara atlet, pelatih, dan ofisial. Dengan demikian, setiap perkembangan kesiapan maupun permasalahan yang muncul dapat disampaikan secara berkala dan segera ditindaklanjuti.

Dalam aspek tata kelola dan akuntabilitas, Ade Zakir menegaskan bahwa seluruh dukungan program dan anggaran harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, berdasarkan perencanaan yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substantif.

Pemantauan dan evaluasi secara berkala juga akan terus didorong agar perkembangan kesiapan kontingen dapat diketahui dan setiap permasalahan dapat ditangani secara tepat waktu.

Ade Zakir menyadari bahwa pencapaian prestasi olahraga merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang, kerja keras atlet dan pelatih, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat. Oleh karena itu, koordinasi dan pengelolaan kontingen menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh unsur dapat menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.

Melalui berbagai langkah koordinasi tersebut, kontingen Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat mengikuti Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026 dengan kesiapan optimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah.