Unggulan Bandung JUARA,Lewat Porprov 2026,Dawny Elang Iswanto Menjadi Pendamping Utama sebagai Penyelenggara

Berita Kota42 Dilihat

Reformasiaktual.com//Reformasiaktual.com –kesiapan untuk panpel sangat matang Kota Bandung tak ingin sekadar menjadi bagian dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Selain memastikan kesiapan atlet, sarana pertandingan, dan faktor keamanan, momentum olahraga tingkat provinsi ini juga diarahkan menjadi panggung promosi produk unggulan serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bandung.

Komitmen tersebut disampaikan Koordinator Panitia Kirab Budaya Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Dawny Elang Iswanto, saat diwawancarai di kantin Balai Kota Bandung, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Dawny, persiapan Kota Bandung sebagai salah satu tuan rumah pendamping Porprov 2026 telah berjalan cukup matang. Berbagai aspek pendukung, mulai dari kesiapan atlet, tim pelaksana hingga kelayakan prasarana pertandingan, telah menjadi bagian dari perhatian panitia.

“Persiapan dari panitia besar sudah cukup matang, baik dari sisi atlet maupun seluruh tim pendukung. Prasarana juga sudah kami survei dan insyaallah layak untuk mendukung penyelenggaraan Porprov,” ungkap Dawny.

Salah satu cabang olahraga yang menjadi perhatian dalam kesiapan tersebut adalah tenis lapangan. Panitia juga memperhatikan kesiapan lokasi pertandingan, termasuk kawasan Caringin yang diharapkan turut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan kegiatan olahraga tersebut.

Namun, bagi Dawny, kesuksesan Porprov tidak cukup hanya diukur dari kelancaran pertandingan dan pencapaian prestasi atlet. Ada peluang ekonomi yang harus ikut tumbuh melalui keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM.

Karena itu, penyelenggaraan Porprov diharapkan menjadi kerja bersama lintas sektor, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

“UMKM juga harus mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk-produknya. Jadi, kolaborasinya bukan hanya dari Dispora, tetapi bagaimana semua unsur bisa terlibat. Mereka yang datang ke Bandung juga menjadi bagian dari promosi produk-produk unggulan Kota Bandung,” jelasnya.

Terkait jumlah pelaku UMKM yang akan dilibatkan, Dawny menyebutkan untuk sementara masih dalam kisaran puluhan peserta. Jumlah definitifnya masih menunggu proses kurasi yang direncanakan berlangsung pada pekan berikutnya.

Dengan demikian, kehadiran atlet, ofisial, pendamping, dan pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Barat diharapkan tidak hanya menggerakkan aktivitas olahraga, tetapi juga memberikan peluang pasar bagi produk lokal.

Di sisi lain, panitia tetap menempatkan aspek keselamatan dan keamanan sebagai prioritas. Pengujian kelayakan sarana dan prasarana dijadwalkan mulai 1 November 2026. Persiapan juga mencakup koordinasi perizinan wilayah serta dukungan aparat kepolisian guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan aman, baik bagi atlet maupun masyarakat yang hadir.

Dawny mengapresiasi dukungan berbagai unsur yang terlibat dalam persiapan Porprov. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan membutuhkan sinergi antara pemerintah, panitia, aparat keamanan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menutup keterangannya, Dawny menyampaikan harapan agar Kota Bandung tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mempertahankan reputasinya sebagai kota yang memiliki tradisi prestasi olahraga.

“Harapan saya secara pribadi, jangan hanya karena ego orang Bandung. Bandung itu punya semangat juara. Namanya Bandung City of Champions, tentu harus bisa juara lagi,” tegasnya.

Porprov XV Jawa Barat 2026 pun menjadi momentum penting bagi Kota Bandung untuk membuktikan bahwa prestasi olahraga, kesiapan infrastruktur, keamanan, dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan.

Bagi Bandung, menjadi tuan rumah bukan sekadar kehormatan, melainkan juga kesempatan untuk menunjukkan kualitas penyelenggaraan sekaligus mengukuhkan kembali semangat sebagai kota juara.

Jurnalis : undang sudrajat