Warga Desa Tugumukti Perbaiki Jalan Desa Secara Swadaya, Berharap Bantuan Pemkab Bandung Barat

Daerah60 Dilihat

Reformasiaktualcom//Bandung Barat
Cisarua – Warga Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. bergotong royong memperbaiki jalan rusak, Kampung cimteta, RW 09 dan RW 13, melalui pembangunan rabat beton sepanjang kurang lebih 500 Meter, jalan penghubung Desa Tugumukti, Desa Pasirlangu, Desa Cipada, Desa Cikalong Purwakarta, ke Utara Desa Kertawangi, Kecamatan Parongpong, Kecamatan Lembang, Bandung.

Perbaikan tersebut dilakukan secara swadaya masyarakat, dengan mengandalkan sumbangan masyarakat dan bantuan para donatur.

Tokoh masyarakat juga sebagai Donatur utama, Deden Arida panggilan akrabnya Bos Deden mengatakan, perbaikan jalan dilakukan atas inisiatif warga masyarakat, menerima sumbangan dari warga dan sejumlah donatur.

“Kami juga berharap pemerintah dapat mendukung apa yang sudah diupayakan masyarakat, sehingga perbaikan jalan ini bisa segera diselesaikan dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ujar Bos Deden.

Menurutnya, dukungan pemerintah, termasuk bantuan pendanaan sesuai ketentuan yang berlaku, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pengerjaan jalan.

“Kondisi jalan yang sudah lama rusak membutuhkan perhatian lebih, terlebih statusnya merupakan jalan desa yang diharapkan mendapat penanganan dari pemerintah daerah,” tambahnya

Bos Deden berharap, upaya gotong royong yang dilakukan masyarakat dapat diikuti dengan dukungan pemerintah agar perbaikan jalan tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan swadaya warga.

“Semoga Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bisa memberikan perhatian kepada masyarakat yang saat ini sedang melakukan perbaikan jalan secara swadaya,” harapnya.

Kepala Desa Tugumukti Nandang Suherman mengatakan, gotong royong dilakukan masyarakat dan para donatur, karena jalan tersebut menjadi akses penting bagi aktivitas harian masyarakat.

“Kegiatan perbaikan jalan ini tidak hanya mengandalkan tenaga warga secara sukarela, tetapi juga mencakup pengadaan material bahan bangunan yang dikumpulkan dari hasil swadaya Masyarakat,” ungkapnya.

Kades Nandang Suherman menyebut jalan Cimteta – Kebon cau, menjadi jalur utama untuk pendidikan yang setiap hari dilalui sekitar ratusan siswa-siswi SMA, SMK serta pelajar dari beberapa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga MTs

“Tingginya antusiasme masyarakat bukan tanpa alasan. Ruas jalan Cimeta – Kebon Cau merupakan akses vital dan urat nadi pendidikan di wilayah tersebut.

Setiap harinya, jalan ini dilalui oleh mobilitas ratusan pelajar, mencakup siswa SMAN 1 Cisarua, SMKN i Cisarua, serta para siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Mts, yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi jalan yang layak sangat didambakan agar para siswa dan tenaga pendidik dapat menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman, sehingga proses kegiatan belajar mengajar di berbagai tingkatan sekolah tersebut dapat berjalan optimal, selain mendukung aktivitas pendidikan dan ekonomi warga,.

Kepala desa Nandang Suherman mengatakan, Pemerintah Desa Tugumukti telah mengusulkan perbaikan ruas jalan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, selama dua tahun berturut-turut, namun sampai sekarang belum ada tindakan dari Pemerintah daerah maupun dari Instansi terkait.

Menurutnya, warga memilih melakukan perbaikan sementara karena kondisi jalan membutuhkan penanganan segera sebelum pembangunan permanen terealisasi.
Aksi gotong royong tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga akses publik sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan.

Journalist A2n***RA