Desa Bonto Tangnga Wakili Sulsel di Ajang Lomba Desa Terbaik Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Tingkat Nasional

DESA59 Dilihat

BANTAENG – reformasiaktual.com Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, berhasil terpilih sebagai salah satu desa yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan dalam ajang Lomba Desa Terbaik Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tingkat nasional.

Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Desa Bonto Tangnga sekaligus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan perlindungan dan pendataan pekerja migran Indonesia di tingkat desa.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang tersebut, Pemerintah Desa Bonto Tangnga secara rutin melaksanakan persiapan rapat internal bersama seluruh perangkat desa guna memaksimalkan pendataan pekerja migran asal desa setempat.

Persiapan rapat internal tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, pada Senin (2/11/2026).
Kepala Desa Bonto Tangnga, Dr. Mahmuddin, S.Pd., M.Pd., bersama seluruh perangkat desa terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam melakukan pendataan secara akurat, menyeluruh, serta sesuai dengan kebutuhan perlindungan pekerja migran.

Menurutnya, pendataan yang maksimal merupakan salah satu langkah penting dalam memastikan keberadaan dan kondisi pekerja migran, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam memberikan perhatian serta perlindungan kepada warga yang bekerja di luar negeri.
Melalui kerja sama dan sinergi seluruh perangkat desa, Pemerintah Desa Bonto Tangnga berharap dapat memberikan hasil terbaik dalam ajang lomba tingkat nasional tersebut.

Keikutsertaan Desa Bonto Tangnga sebagai wakil Sulawesi Selatan juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan desa, khususnya dalam upaya perlindungan pekerja migran Indonesia dan keluarganya.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Desa Bonto Tangnga optimistis mampu membawa nama baik Kabupaten Bantaeng dan Provinsi Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

AGUS