KABAGRENMIN POLDA METRO JAYA INI UMUMKAN MUNDUR DARI POLRI LEWAT INSTAGRAM, ALASANNYA BIKIN BANYAK ORANG TERDIAM

TNI/Polri23 Dilihat

Reformasiaktual.com//Tidak banyak orang yang bisa meninggalkan sebuah institusi besar dengan kepala tegak dan kata-kata yang tertata. Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H. melakukannya pada malam 31 Oktober 2026 — lewat sebuah unggahan Instagram yang kemudian menyebar luas dan membuat banyak orang berhenti sejenak membacanya.

Wanita berpangkat AKBP ini menjabat Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ketika ia memutuskan mengumumkan pengunduran dirinya dari Kepolisian Republik Indonesia.

Ia tidak menyebut nama. Tidak merinci peristiwa tertentu. Tapi kalimat-kalimat yang ia tulis cukup untuk membuat pembacanya mengerti betapa berat keputusan itu.

“Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” tulisnya.

Ia melanjutkan dengan kalimat yang lebih tajam. “Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini.”

Netty bukan perwira biasa. Ia menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude dari Universitas Sriwijaya — sebuah pencapaian yang tidak mudah diraih di tengah padatnya tugas kepolisian. Rekam jejaknya panjang: pernah menjabat Kapolsek Sunda Kelapa, Kapolsek Menteng, hingga Karo Ops Polda Jawa Timur sebelum akhirnya bertugas di Polda Metro Jaya.

Sebelum pengumuman mundur ini, nama Netty juga pernah menjadi perbincangan publik saat ia secara terbuka melontarkan kritik kepada Mayor Teddy Indra Wijaya — sebuah langkah yang tidak lazim dari seorang perwira menengah.

Kini ia memilih pergi. Bukan dengan kemarahan yang meledak-ledak, melainkan dengan pernyataan yang pelan tapi membekas. “Saya memilih mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan prinsip.”

#NettyRosdianaSiagian #PolwanMundur #Polri2026 #HatiNurani #BeritaHukumIndonesia