Tindak Lanjuti Aduan Warga, Camat Palabuhanratu Gelar Rakor Kamtibmas: Dua Titik Pohon Rawan Tumbang Segera Dieksekusi*

Daerah40 Dilihat

Reformasiaktual.com//Kabupaten Sukabumi-Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait gangguan kamtibmas dan keselamatan lingkungan, Camat Palabuhanratu Sutopo menggelar Rapat Koordinasi di Aula Kecamatan Palabuhanratu, Jalan H. Anwari, Rabu (04/11/2026).

Rakor tersebut dihadiri lintas sektor, mulai dari Dinas DLHK, Dinas PU, Dinas Perkim, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BKSDA, PLN, Kapolsek Palabuhanratu, Danramil Palabuhanratu, UP2BK Kecamatan Palabuhanratu, Lurah Palabuhanratu, hingga jajaran Kecamatan Palabuhanratu.

Camat Palabuhanratu Sutopo menjelaskan, rakor ini digelar untuk merespons cepat keresahan warga terkait keberadaan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan, terutama menjelang musim penghujan.

“Kaitan dengan kegiatan hari ini adalah rapat koordinasi untuk menanggapi apa yang menjadi keresahan masyarakat, apa yang menjadi problema hari ini kaitan dengan beberapa titik pohon yang harus kita sikapi, takutnya ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sutopo.

Ia menegaskan pihaknya tidak ingin menunggu jatuh korban baru bertindak.

“Intinya kita hari ini harus bergerak cepat. Jangan sampai menunggu dibayar mahal, ada korban dulu baru kita bergerak. Kita harus bergerak sebelum hal yang tidak diinginkan itu terjadi,” tegasnya.

Sutopo menambahkan, koordinasi dilakukan menyeluruh karena lokasi pohon berada di kawasan TWA Cagar Alam dan di ruas jalan provinsi, sehingga perlu sinergi dengan BKSDA dan instansi terkait lainnya.

“Hari ini harus selesai dan kita lakukan eksekusi besok. Sekarang sudah mulai tanda-tanda hujan. Kami khawatir pada saat hujan deras, beban air menambah berat pohon dan yang dikhawatirkan ini tumbang,” jelasnya.

Untuk pengamanan teknis, Camat memastikan PLN akan bergerak lebih awal mengamankan jaringan listrik sebelum proses penebangan dilakukan.

“PLN ini jauh lebih penting karena takutnya pada saat eksekusi penebangan pohon, ada aliran listrik yang terganggu. Teknisnya PLN dulu yang bergerak mengamankan jaringan, baru kita eksekusi,” katanya.

Selain itu, pengamanan dan pengaturan lalu lintas juga melibatkan unsur Forkopimcam.

“Teman-teman dari Dishub untuk pengaturan lalu lintas, Polsek dengan Bhabinkamtibmasnya, Koramil dengan Babinsanya. Kita semua bergerak,” ujarnya.

Adapun dua titik yang akan dieksekusi besok berada di areal Cagar Alam dan di areal jalan provinsi tepatnya di Panyairan Kuburan, Kelurahan Palabuhanratu.

Langkah cepat ini diharapkan dapat mencegah potensi pohon tumbang yang membahayakan keselamatan warga dan mengganggu ketertiban umum di wilayah Palabuhanratu.

Asep