Kucurkan Bantuan Keuangan Rp600 Juta, Pemdes Cibeureum Genjot Infrastruktur dan Penataan Kampung Berbasis Budaya Sunda

DESA26 Dilihat

KABUPATEN BOGOR – REFORMASIAKTUAL.COM//Pemerintah Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan lingkungan melalui Program Bantuan Keuangan Akselerasi Pembangunan Pedesaan Tahun Anggaran 2026.

Dalam program tersebut, Pemdes Cibeureum mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 juta untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kampung Alun-Alun Wetan RW 11, dengan total volume pekerjaan mencapai 2.000 meter persegi.

Pelaksanaan pembangunan secara resmi ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Pejabat Sementara (Pj) Kepala Desa Cibeureum, M. Arbik. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran kepolisian, Babinsa, tokoh agama, ulama, serta masyarakat setempat.

Momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan pertemuan dengan awak media, Sekretaris Desa Cibeureum, Saepul, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh proses pengerjaan, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.

“Kami memohon sekaligus mengajak seluruh masyarakat agar nantinya, setelah pembangunan selesai, bersama-sama merawat dan menjaganya. Dengan pemeliharaan yang baik, infrastruktur ini diharapkan tidak mudah rusak dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi seluruh warga,” ujar Saepul.

Kampung Dayeuh Pajajaran, Angkat Kearifan Lokal Budaya Sunda

Selain pembangunan infrastruktur jalan di RW 11, Pemerintah Desa Cibeureum juga tengah mengembangkan program penataan kawasan melalui konsep Kampung Dayeuh Pajajaran.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat identitas lingkungan desa dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan budaya Sunda.

Sejumlah kegiatan penataan yang menjadi bagian dari program tersebut meliputi:

  1. Pembuatan pagar bambu dengan karakter khas Sunda.
  2. Pembangunan gapura kampung.
  3. Pendirian pos keamanan lingkungan (pos kamling) bernuansa tradisional.
  4. Peningkatan infrastruktur penunjang kawasan.
  5. Pengelolaan sampah secara terpadu.

Penataan tersebut diharapkan tidak hanya memperindah kawasan permukiman, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal.

Mengacu pada Ketentuan dan Regulasi

Dalam pelaksanaan program Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Pedesaan Tahun Anggaran 2026, Pemdes Cibeureum menyatakan kegiatan mengacu pada Peraturan Bupati Bogor Nomor 48 Tahun 2025 tentang Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Pedesaan serta Keputusan Kepala Dinas DPMPD Kabupaten Bogor Nomor 400.10.6.3/325-SPKED.

Penerapan ketentuan tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan program agar pembangunan berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Melalui program pembangunan senilai Rp600 juta tersebut, Pemerintah Desa Cibeureum berharap kualitas infrastruktur semakin meningkat, aksesibilitas masyarakat menjadi lebih baik, serta penataan kawasan berbasis budaya Sunda dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi lingkungan desa.

Pemerintah desa juga berharap partisipasi masyarakat terus terjaga, sehingga hasil pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan aset bersama yang harus dirawat dan dimanfaatkan untuk kepentingan seluruh warga.

Dengan semangat gotong royong dan pembangunan berkelanjutan, Desa Cibeureum diharapkan semakin berkembang, tertata, dan mampu menghadirkan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat.

Setiawan (Tim Liputan REFORMASIAKTUAL.COM)