ReformasiAktual.com//Muara Enim–Sejatinya Aparatur Sipil Negara atau ASN itu adalah pelayan masyarakat yang bertugas memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan profesional sebagaimana diatur didalam Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, dimana ASN berperan sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan Nasional dimana setiap ASN dituntut untuk profesional khususnya dalam memberikan pelayana publik.
Adapun sikap ASN sebagai pelayan masyarakat diantaranya yaitu ASN harus berorientasi pelayanan, artinya ASN harus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang prima demi kepuasan masyarakat. Selain itu ASN juga dituntut untuk bersikap ramah, cekatan dan selalu berupaya untuk meningkatkan kompetensi dalam hal pelayanan terhadap masyarakat.
Hal tersebut jauh dari apa yang telah dialami oleh para awak media dan ormas MB-PKRI Muara Enim untuk mendapatkan pelayanan yang prima saat mengunjungi kantor Dinas PUPR Muara Enim untuk bertemu langsung dengan Kepala Dinas (Kadin) PUPR.
Saat awal awak media dan ormas mengucapkan salam kepada staf Dinas PUPR yang ada di pintu masuk kantor beberapa kali tidak ada tanggapan dan respon bahkan terkesan cuek. Hal ini sangat disayangkan oleh Rumansah salah satu perwakilan dari awak media yang hadir saat itu dikarenakan staf tersebut lebih asik bermain dengan hp.
” Ya, beberapa kali kami memberikan salam tidak ada tanggapan dari staf Dinas PUPR yang ada, hingga beberapa kali baru dijawab, mereka lebih asik bermain hp ketimbang menyambut dan memberikan pelayanan kepada kami ” ujar Rumansah kecewa.
Saat itu ada 4 (empat) orang staf yang ada dan sibuk bermain hp masing-masing tanpa peduli dengan kehadiran awak media dan ormas yang ingin bertemu dengan Kadin PURP.
Sempat salah satu perwakilan dari ormas MB-PKRI menegur staf tersebut, dengan cara mereka menyambut dan melayani tamu yang notabene adalah masyarakat. Menurut salah satu perwakilan ormas tersebut (yang tidak mau disebutkan namanya) menganggap bahwa oknum staf Dinas PUPR tidak ada etika saat ada tamu masuk dan mengucapkan salam sedangkan mereka asik bermain hp.
Hingga Rumansah selaku awak media yang ikut saat itu mengajak rombongan media dan ormas MB-PKRI untuk keluar dari kantor Dinas PUPR tersebut, dan tidak ada ucapan maaf dari salah satupun staf Dinas PUPR tersebut.
Dari kejadian yang langsung dialami oleh awak media dan ormas MB-PKRI tersebut dapat disimpulkan bahwa pelayanan di Dinas PUPR Muara Enim sangatlah tidak baik, bahkan jauh dari kata “melayani” apalagi mau disebut memberikan “pelayanan prima” sebagaimana yang seharusnya dilakukan oleh dinas maupun instansi pemerintahan.
” Kami dari awak media dan ormas MB-PKRI Muara Enim berharap ada perbaikan sikap, etika dan moral dari para staf di Dinas PUPR apalagi yang notabene mereka ASN, yang harus berprinsip untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, apalagi kami yang jelas-jelas berprofesi sebagai media dan ormas ” jelas Rumansah.
Dengan adanya pemberitaan ini, sebenarnya bukan hanya ditujukan kepada Dinas PUPR saja namun harus jadi pembelajaran bagi dinas dan instansi pemerintahan lainnya untuk memperbaiki pelayanan terhadap publik.”(Elwin)