Ipda Agus Yohanda, Polisi Humanis Penggagas Gerakan Berbagi Lewat Yayasan Rumah Jumat Berkah

Daerah121 Dilihat

Reformasiaktual.com//BANDUNG – Sosok Ipda Agus Yohanda, S.Sos., CPHR, kini menjadi salah satu figur polisi yang dikenal luas karena kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu. Tidak hanya menjalankan tugas sebagai Pamin Regiden Polda Jawa Barat, ia juga aktif menebar kebaikan melalui gerakan sosial yang ia dirikan, yakni Yayasan Rumah Jumat Berkah Bandung.

Komitmennya untuk terus berbagi menjadikan nama Ipda Agus lekat dengan berbagai kegiatan kemanusiaan di Kota Bandung. Setiap hari Jumat, ia bersama tim yayasan rutin turun ke lapangan untuk membagikan makanan, paket sembako, serta santunan kepada pemulung, tunawisma, lansia, dan berbagai lembaga sosial.

Awal Mula Gerakan Berbagi

Gerakan ini bermula dari keinginan sederhana untuk membantu masyarakat secara konsisten. Pada awalnya, kegiatan dilakukan dalam skala kecil di satu titik masjid. Namun berkat dukungan masyarakat dan para donatur, gerakan tersebut berkembang menjadi yayasan resmi yang kini menjangkau banyak lokasi.

“Kami ingin menghadirkan manfaat tanpa henti. Hari Jumat menjadi momen yang kami pilih untuk memperkuat kepedulian dan mengajak masyarakat saling berbagi,” tutur Ipda Agus Yohanda.

Baginya, berbagi tidak harus menunggu besar, tetapi dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara terus menerus.

Perwira Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

Sebagai anggota kepolisian, Ipda Agus Yohanda dikenal memiliki pendekatan humanis dan komunikatif. Di luar tugas kedinasan, ia aktif berbaur dengan warga, mendengar keluhan, hingga membantu berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Sikapnya yang rendah hati membuat banyak warga merasa mudah berinteraksi dengannya. Tidak sedikit pula tokoh masyarakat yang memberikan apresiasi atas kiprahnya.

“Beliau tidak hanya hadir sebagai aparat, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Kegiatan sosial yang dipimpinnya memberi dampak besar bagi lingkungan kami,” ujar salah satu tokoh setempat.

Kualifikasi dan Dedikasi

Selain berlatar pendidikan Sarjana Sosial (S.Sos.), Ipda Agus juga memegang sertifikasi Certified Professional Human Resources (CPHR). Hal ini mendukung kemampuannya dalam mengelola sumber daya manusia, koordinasi tim, hingga membangun jaringan sosial yang kuat.

Pada tubuh Yayasan Rumah Jumat Berkah, ia berperan sebagai pendiri sekaligus Bendahara, memastikan setiap kegiatan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Filosofi “Berbagi Tiada Henti”

Ipda Agus Yohanda memiliki prinsip bahwa kebaikan harus menjadi gerakan kolektif. Ia selalu mengajak masyarakat, donatur, dan relawan untuk ikut ambil bagian, tidak hanya memberi tetapi juga menumbuhkan kepedulian.

“Kami tidak melihat latar belakang siapa pun. Yang terpenting adalah bagaimana bantuan ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Filosofi ini menjadikan gerakan Rumah Jumat Berkah semakin kuat dan dipercaya publik.

Dampak dan Harapan ke Depan

Selama hampir dua tahun berjalan, program yang diprakarsainya berhasil menjangkau berbagai titik di Kota Bandung, dari masjid hingga panti sosial. Ratusan penerima manfaat telah merasakan langsung bantuan yang disalurkan setiap pekan.

Ipda Agus berharap program ini terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak.

“Semoga semakin banyak yang tergerak untuk berbagi sesuai kemampuan masing-masing. Kebaikan kecil bila dilakukan bersama akan berdampak besar,” pungkasnya.

Dengan rekam jejak pengabdian dan kepeduliannya, Ipda Agus Yohanda menjadi contoh nyata perwira Polri yang hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kebaikan dan penguat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Red