Reformasiaktual.com//Polda Jawa Barat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Call Center 110 sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kejahatan jalanan melalui kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan (KRYD).
Berdasarkan rekapitulasi Call Center 110 periode 10 sampai dengan 11 September 2026 pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 809 panggilan masuk, dengan 733 panggilan terjawab, 75 panggilan masuk kategori misscall dan 1 panggilan tidak tertangani.
Dari panggilan yang masuk, tercatat 10 tiket laporan pengaduan, 21 tiket permintaan informasi, serta 342 tiket empty call. Data tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jabar dalam memastikan setiap informasi dan pengaduan masyarakat mendapatkan respons serta penanganan sesuai kebutuhan.
Responsivitas pelayanan tersebut berjalan beriringan dengan upaya kepolisian dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan kejahatan jalanan melalui pelaksanaan KRYD secara rutin di berbagai wilayah hukum Polda Jabar.
Dalam kegiatan KRYD, Polda Jabar mengerahkan 1.261 personel Polri, didukung 172 unit kendaraan roda empat dan 222 unit kendaraan roda dua, yang tersebar pada 498 lokasi.
Hasil patroli menunjukkan adanya 708 temuan yang didominasi oleh temuan terkait minuman keras sebanyak 507, knalpot brong sebanyak 179, aksi premanisme sebanyak 20, narkoba sebanyak 4 dan senjata tajam sebanyak 2 temuan.
Selain melakukan penindakan, personel juga melaksanakan langkah pembinaan dan kegiatan sosial. Tercatat 5 orang ditetapkan sebagai tersangka, 65 orang mendapatkan pembinaan, serta 448 kegiatan sosial/edukasi dilakukan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Dalam pemeringkatan hasil KRYD patroli skala besar, Polres Majalengka menempati peringkat pertama, Polrestabes Bandung peringkat kedua, dan Polresta Cirebon peringkat ketiga berdasarkan jumlah hasil temuan patroli.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pelayanan melalui Call Center 110 dan kegiatan patroli merupakan bagian dari komitmen Polda Jabar untuk hadir secara cepat dan responsif di tengah masyarakat.
“Polda Jawa Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat. Setiap informasi maupun pengaduan yang disampaikan melalui Call Center 110 menjadi perhatian untuk segera direspons dan ditindaklanjuti sesuai dengan permasalahannya,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Sabtu (12/9/2026)
Ia menambahkan, kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan juga menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Melalui KRYD, kami melakukan pemetaan terhadap potensi gangguan kamtibmas dan meningkatkan kehadiran personel di lapangan. Tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan, pembinaan dan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Kombes Pol. Hendra menegaskan, sinergi antara pelayanan pengaduan masyarakat melalui 110 dan patroli di lapangan menjadi salah satu upaya Polda Jabar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi atau pengaduan melalui layanan kepolisian 110. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu Polri menjaga keamanan dan menciptakan situasi Jawa Barat yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Red







