Tingkatkan Kualitas Pendidikan Non-Formal, PKBM Bina Bakti Kecamatan Klari Sukses Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter

PENDIDIKAN123 Dilihat



‎Reformasiaktual.com//KLARI, KARAWANG – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Bakti yang berkedudukan di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan non-formal bagi warga masyarakat. Melalui program yang terarah, menyeluruh, dan berbasis pembentukan kepribadian, lembaga ini sukses mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dan berbudi pekerti luhur.

‎Sebagai wadah pendidikan alternatif yang menjangkau mereka yang belum sempat menempuh pendidikan formal, PKBM Bina Bakti menyelenggarakan berbagai jenjang kesetaraan, mulai dari Paket A, Paket B, hingga Paket C, serta pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kurikulum tidak hanya berfokus pada penguasaan materi pelajaran, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai moral, etika, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada setiap peserta didik.

‎SUJONO, S.Pd Kepala PKBM Bina Bakti menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama tim pengajar yang berdedikasi, dukungan masyarakat, serta partisipasi aktif para peserta didik dalam setiap kegiatan pembelajaran.

‎”Kami tidak hanya mencetak lulusan yang pintar, tetapi juga manusia yang berguna bagi keluarga, lingkungan, dan bangsa. Karakter adalah fondasi utama yang kami bangun sejak awal,” ujarnya.

‎Warga Kecamatan Klari memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja lembaga ini. Banyak peserta didik yang dulunya putus sekolah kini kembali menimba ilmu, memperoleh ijazah kesetaraan, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun terjun ke dunia kerja dengan bekal keahlian yang memadai.

‎bukan hanya itu PKBM Bina bakti juga torehkan banyak prestasi seperti, warga belajar (WB)
‎yang bernama
‎” Ahmad tarmiji menjadi juara 2 dongen sunda dan abduh kholik menjadi juara 3 pop sunda
‎Dengan pencapaian ini, PKBM Bina Bakti bertekad terus memperluas jangkauan pelayanan, memperbaiki sarana prasarana, serta menyusun program yang lebih inovatif agar pendidikan non-formal semakin diakui, dihargai, dan menjadi solusi nyata dalam pemerataan pendidikan di Karawang.

‎(JENAL ALVIANSYAH)