Tercorengnya Dunia Pendidikan di Kabupaten Sukabumi

 

Reformasiaktual.com//SUKABUMI- Sangat miris dan sangat memprihatinkan kelakuan seorang guru di kabupaten sukabumi, yang di indikasikan telah melakukan tindakan perselingkuhan dengan istri orang yang sama – sama juga seorang pendidik.

Bacaan Lainnya

Oknum guru tersebut berinisial U yang bertugas sebagai PENILIK di Kecamatan Purabaya, sementara oknum guru perempuannya berinial E yang bertugas di SDN 1 bojong Cikalong Kecamatan Nyalindung.

“Kejadian nya berawal pada hari jum,at sekitar pukul 14.09 wib, awak media melihat ada sebuah mobil avanza silver dengan Nopol. F.1456 .UJ keluar dari salah satu penginapan Pemandian Cikundul Kota Sukabumi. Setelah di identifikasi ternyata di dalamnya ada dua oknum guru yang diduga¬† bukan pasangan muhrim.

Naluri seorang pewarta berjalan,bahwa di indikasikan siduga ini ada yang tidak beres.maka saat itu awak media meminta konfrmasi ke pihak yang bersangkutan, dan oknum guru yang berinisial U tersebut mengakui segala perbuatannya, yang telah melakukan perselingkuhan dengan istri orang, dan beliau mengatakan bahwa kelakuan saya itu wajar dan manusiawi, jawaban yang benar- benar sangat memilukan, dan beliau menambahkan sebentar lagi juga saya pensiun”,ungkap U.

Menurut pemerhati pendidikan Asep Anwar “Guru adalah Seorang Pendidik dan sebagai contoh bagi anak – anak bangsa, maju mundurnya anak bangsa tergantung bagaimana seorang pendidik bisa membangun karakter anak anak bangsa menjadi anak – anak yang sholeh juga berguna bagi Nusa dan Bangsa.

Kalau jiwa moralitas gurunya seperti ini mau seperti apa anak – anak bangsa ini, Kelakuan seperti itu akan terjerat oleh Hukum sosial seumur hidup,
Di sisi lain mereka terikat oleh suatu aturan PP PNS No 53 tahun 2010 yang mengatur prihal etika dan kedisiplinan PNS bahwa PSN harus menjungjung tinggi martabat Negara ,pemerintah juga PNS.

Atas dasar keprihatinan yang tinggi untuk itu selanjutnya para awak media akan menerbitkan surat pemberitahuan ke dinas terkait serta ke BKPSDM Kabupaten Sukabumi agar para oknum tersebut mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

(Jenal A)

 

 



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *