Louching Penanaman Bibit Pohon Kopi Dan Alpukat Pemberdayaan Masyarakat Sekitar dan Warga Binaan Sosial UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Karya

Daerah86 Dilihat

Reformasiaktual.com // Bandung Barat – Benih kopi unggul bibit pohon alpukat menjadi harapan petani kopi dan alpukat di Jawa Barat. Selain meremajakan pohon kopi, dan yang menua, benih itu juga dapat menyelamatkan petani dari anjloknya harga sayuran sekaligus turut menjaga hutan. Petani pun tidak hanya menanam kopi dan alpukat tetapi juga menabur harapan.

Pemerintah provinsi (Pemprov)Jawa Barat melalui dinas perkebunan provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan penyerahan bantuan pohon kopi Arabika 9000 pohon, 1500 benih pohon kopi dan 500 benih pohon alpukat dari Dinas Perkebunan provinsi Jawa Barat, kepada UPTD (PPSGB) Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Cisarua, yang dilaksanakan di kampung Panagelan, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Bara,” Kamis (13/11/2025)

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program pengembangan komoditas perkebunan unggulan di wilayah pegunungan.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat H. Erwan Setiawan S.E, yang secara simbolis melepas bantuan 9000 pohon kopi Arabika, 1500 benih pohon kopi dan 500 benih pohon Alpukat.

Dalam sambutannya, H. Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian terhadap para petani di Jawa Barat,“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah pusat dalam meningkatkan produksi kopi arabika di Jawa Barat, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di kawasan Bandung Barat dan sekitarnya,” ujarnya.

Program bantuan bibit kopi arabika tahun 2025 ini menyasar kelompok tani di Kecamatan Cisarua, dengan petani penerima manfaat, mencakup luas area dan jumlah bantuan sebanyak 9000 pohon kopi arabika, 1500 benih pohon kopi dan 500 benih pohon alpukat.

Adapun kelompok tani penerima tersebar di beberapa desa. Melalui kegiatan ini, Pemprov Jawa Barat, berharap pengembangan tanaman kopi arabika dapat menjadi potensi ekonomi baru bagi masyarakat Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung Barat,” AMANAH,“ (Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, Harmonis)
Kegiatan turut dihadiri oleh unsur Dinas Pertanian dan Perkebunan, para penyuluh lapangan, serta perwakilan kelompok tani penerima manfaat yang menyambut dengan antusias program strategis nasional tersebut.

Journalist A2n RA***