Reformasiaktual.com//Bandung Barat
KBB – Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Raup, menekankan bahwa pengisian 5 jabatan Dinas yang kosong di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus dilakukan dengan transparan dan profesional.
Muhammad Raup berharap bahwa Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jeje Richie Ismail, dapat mempertimbangkan keilmuan dan senioritas dalam proses seleksi, bukan hanya kepentingan politik.
Raup menekankan pula, bahwa pengisian jabatan harus berdasarkan pada kompetensi dan kemampuan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) Ia juga berharap bahwa proses seleksi dapat dilakukan dengan adil dan transparan, sehingga masyarakat dapat mempercayai hasil seleksi tersebut.
Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengisian jabatan diantaranya
- Keilmuan dan Kompetensi yaitu dengan mempertimbangkan keilmuan dan kompetensi calon dalam bidang yang relevan.
- Senioritas dan Pengalaman yaitu seharusnya mempertimbangkan senioritas dan pengalaman calon dalam karirnya.
- Transparansi dan Akuntabilitas yaitu melalui proses seleksi harus transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat mempercayai hasil seleksi.
Naka Kabupaten Bandung Barat (KBB) dapat memiliki pejabat yang kompeten dan profesional, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemajuan daerah.
Lebih lanjut,” Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhamad Raup, menyampaikan pada awak media, intinya adalah mendesak Bupati Kabupaten Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, untuk mengisi 5 jabatan dinas kosong secara transparan, profesional, adil, dengan mempertimbangkan keilmuan, kompetensi, senioritas, dan pengalaman calon, bukan kepentingan politik, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik,” harapnya
Pemda Bandung Barat,” Muhammad Raup menekankan proses seleksi yang transparan dan akuntabel agar masyarakat percaya pada hasilnya, berharap pejabat yang terpilih kompeten dan mampu memajukan daerah ,” pungkasnya .(Red)












