Wamensos Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan untuk Korban Longsor Desa Pasirlangu

Nasional67 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengunjungi dan menyalurkan bantuan ke korban bencana longsor di posko pengungsian di Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,” Rabu, (06/02/2026).

Dalam kesempatan ini, Agus mengingatkan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan masih tinggi hingga April mendatang.

“Mari kita bersinergi, karena hingga sekitar April curah hujan diperkirakan masih tinggi dan potensi banjir serta longsor sangat besar. Kita perlu terus waspada selama musim hujan ini, ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kunjungannya ke Desa Pasirlangu, kepada para korban bencana, mengingat banyaknya wilayah terdampak bencana yang harus ditangani secara bersamaan,” terangnya.

“Saat ini ada beberapa titik daerah terdampak bencana yang harus kami urus. Namun alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir di Desa Pasirlangu untuk memastikan penanganan tanggap darurat berjalan dengan baik,” katanya.

Agus menegaskan bahwa fokus utama Kementerian Sosial pada fase tanggap darurat adalah memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, khususnya permakanan dan logistik pendukung.

“Yang terpenting saat ini adalah kebutuhan primer masyarakat. Mulai dari makanan, pakaian, kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak, hingga tempat tinggal sementara seperti tenda, kasur, dan selimut., dapur umum menjadi kunci agar kebutuhan makan pengungsi tetap terjamin,” jelasnya.

Usai menyampaikan, Agus juga meninjau dapur umum Kemensos, ruang pengungsian, serta ruang khusus bagi ibu dan anak, termasuk ruang yang diperuntukkan bagi ibu menyusui, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari mitigasi bencana, mari kita jaga alam kita, agar alam juga menjaga kita semua,” tuturnya.

Wamensos Agus Jabo Priyono menambahkan Khusus untuk pasen cuci darah akan segera Reatifikasi, kita akan segera koordinasi dengan Kemenkes dan BPJS, kepada pihak Rumah Sakit (RS) jangan menolak pasen cuci darah, untuk pihak BPJS yang kemarin di blokir akan segera direatifikasi kembali dan khusu untuk pasen – pasen cuci darah pihak BPJS harus diberi tanda supaya segera direatifikasi,” Pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data di lapangan, sebanyak 70 pengungsi di Kantor Desa Pasirlangu.

Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis melaporkan bahwa rumah terdampak,” Rumah rusak berat 48 unit, rumah rusak ringan 48 unit, tempat ibadah terdampak 1 unit Mushola, Korban terdampak 51 KK / 158 jiwa, korban pengungsi 28 KK, 75 jiwa, sedangkan korban selamet 78 orang, ditemukan 94 Bodypack, Teridentifikaasi 71 Bodypack dan yang belum Teridentifikasi 20 jiwa,” terangnya.

“Karena kejadian berlangsung pada malam hari, warga lebih memprioritaskan penyelamatan jiwa,” terang Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis S.E.

Dalam kesempatan ini, Kemensos menyerahkan santunan kepada 23 ahli waris korban longsor yang meninggal dunia di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua 21 jiwa dan 2 Korban jiwa meninggal di Desa Suka Jaya, Kecamatan Lembang, untuk tahap pertama Sebesar Rp 1.100.7.650.000 .

Salah satu penerima santunan Ito (45) keluarga dari ibu Odah (70) almarhum mengungkapkan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Sosial.

Ito (45) mengungkapkan bahwa santunan tersebut menjadi penguat bagi dirinya untuk tetap bertahan dan melanjutkan kehidupan bersama anak-anaknya.
“Saya masih harus kuat dan meneruskan kehidupan bersama anak-anak,” ujar Ito.

Journalist A2n***RA