Operasi Pencarian Korban Tanah Longsor, Desa Pasirlangu, Ditutup Dengan Tabur Bunga Dan Do’a Bersama

Daerah35 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Pencarian korban longsor di Kampung PasirKuning-Paairkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, resmi dihentikan. Apel penutupan dilaksanakan pada Sabtu (14/02/2026) pukul 10 WIB siang dengan suasana penuh haru.

“Kami atas nama keluarga besar Basarnas mohon maaf, operasi SAR hari ke 22 ini, pada 14 Pebruari 2026, oprasi pencairan tanah longsor di Desa Pasirlangu, kami nyatakan selesai dan ditutup dengan hasil korban jiwa ditemukan 101 body pack, 83 bodypack terindivikasi hasil DVI, 12 jiwa body pack belum terindivikasi, 20 jiwa belum / tidak ditemukan, akan tetapi Basarnas akan terus memantau / monitoring dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi oleh pemerintah daerah,” ujar Kepala Basarnas Ade Dian.

Identitas 20 jiwa Korban Longsor di Kampung PasirKuning-Paairkuda Belum Ditemukan hingga Operasi Pencarian Ditutup

Dalam apel tersebut juga doa bersama, salat gaib dan tabur bunga dilakukan di lokasi longsor. Rangkaian ini menjadi simbol penghormatan sekaligus doa bagi 20 jiwa korban yang hingga kini belum ditemukan.

Kepala Basarnas yang hadir bersama tim SAR gabungan, TNI dan Polri, Kepala Desa dan keluarga korban menegaskan bahwa keputusan penghentian pencarian diambil setelah dialog dengan keluarga.

“Setelah hasil dialog, keluarga juga sudah megikhlaskan. Kami terus naik ke A1 untuk tabur bunga dan di B1 juga untuk penutupan dan tabur bunga berdasarkan dari keikhlasan dan dilengkapi surat pernyataan,” ujarnya.

Usai apel penutupan, seluruh tim SAR gabungan meninggalkan lokasi pada pukul 12.00 WIB.

Bencana longsor yang terjadi pada malam 24 Januari 2026 menimbun 30 rumah warga di kampung PasirKuning -Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Peristiwa tragis ini menelan korban jiwa sebanyak 101 orang.
Dari jumlah tersebut, 83 jiwa body pack terindivikasi, 12 jiwa belum terindivikasi, 20 jiwa korban longsor belum ditemukanl hingga pencarian resmi ditutup.

Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR gabungan beserta seluruh relawan yang telah bekerja keras dalam operasi pencarian korban longsor di Kampung PasirKuning -Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih pada Basarnas kepada TNI/Polri dan kepada seluruh relawan yang sudah membantu selama 22 hari mencari korban, mudah -mudahan kebaikan bapak ibu semua menjadi Ibadah buat kita semua,” ujar Nur Awaludin Lubis, seusai upacara penutupan pencarian korban di Posko SAR Gabungan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Meski 101 jiwa korban telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Nur menyampaikan duka mendalam karena seluruhnya dalam keadaan meninggal dunia.

“Kita tidak boleh bersedih terus menerus, 101 jiwa korban ditemukan dan 12 jiwa korban yang belum ditemukan, Mudah-mudahan mereka meninggal dalam keadaan husnul khatimah,” katanya.

Jurnalis A2n***RA