Gerakan “OKU Timur Berbagi” Himpun Rp1,3 Miliar, Wujud Kepedulian Dunia Pendidikan

Daerah121 Dilihat

OKU Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sukses menginisiasi gerakan kemanusiaan bertajuk “OKU Timur Berbagi”. Program ini menggerakkan seluruh ekosistem sekolah untuk peduli terhadap sesama melalui pengumpulan infak dan sedekah secara sukarela.

Berdasarkan laporan akhir, gerakan tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp1.320.828.000. Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan dalam bentuk paket sembako dan santunan tunai kepada warga masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa program ini merupakan gagasan langsung dari Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., yang ingin menanamkan nilai kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.

“Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari arahan Bapak Bupati.
Beliau ingin dunia pendidikan tidak hanya mencetak kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial. OKU Timur Berbagi menjadi wujud nyata hadirnya insan pendidikan untuk masyarakat,” ujar Wakimin.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan OKU Timur, Ir. H. Dodi Purnama, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada orang tua siswa, para siswa, guru, staf tata usaha, hingga kepala sekolah.

Sinergi ini membuktikan kuatnya semangat gotong royong demi mewujudkan kemuliaan OKU Timur. Ini juga menjadi bentuk rasa syukur bersama warga sekolah,” ungkapnya.

Keberhasilan program ini juga didukung koordinasi yang solid di lapangan. Edi Subandi, S.E., M.M. yang bertindak sebagai Koordinator Lapangan, didampingi Mochammad Anzar, S.Kom., M.Pd., memastikan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di sekitar sekolah.

Melalui gerakan “OKU Timur Berbagi”, diharapkan nilai religius dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan semakin tumbuh, serta kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin di Kabupaten OKU Timur.Rilis Krisna