

Reformasiaktual.com//Bandung Barat-
Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat melaksanakan kegiatan survei lapangan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) bagi Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Tahun Ajaran 2026, di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (06/07/2026).
Ketua Korlap KKL Wilhan Pasis Dikreg LXVIl Seskoad Letkol Inf Denny Sopyan menyampaikan bahwa kegiatan KKL di Desa Pasirlangu akan mempelajari kondisi demografi dan sosial di masyarakat Desa Pasirlangu dan agar dapat lebih dekat dengan warga.
Kegiatan ini adalah upaya peningkatan kapasitas Perwira Siswa (Pasis) dalam menganalisis permasalahan wilayah, khususnya terkait penanggulangan bencana dan penguatan ketahanan wilayah sebagai bagian integral,” ujarnya
Kegiatan KKL Wilhan ini juga melibatkan mahasiswa dari (UNJANI) serta peserta dari negara sahabat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana longsor di wilayah tersebut.
Denny, menegaskan pentingnya sinergitas seluruh komponen bangsa dalam membantu masyarakat yang terkena musibah.
“Sinergitas antara seluruh komponen bangsa sangat penting untuk memberikan kepedulian kepada masyarakat yang beberapa waktu lalu terdampak bencana longsor yang menimbulkan banyak korban,” tegasnya.
Denny menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi para perwira siswa agar mampu membangun kerja sama lintas sektor, termasuk dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta kalangan akademisi.
“Saya ingin para pasis membangun sinergitas dengan mahasiswa dari UNJANI, bahkan peserta dari negara sahabat juga hadir di sini. Kehadiran mereka menunjukkan kepedulian dan rasa empati untuk berbagi dengan sesama,”ujarnya.
Denny menambahkan Seorang pemimpin bukan hanya mampu mengambil keputusan, tetapi juga harus mampu mempertimbangkan berbagai aspek sehingga keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat dan meminimalisasi kerugian, hasil utama dari kegiatan tersebut adalah terciptanya kerja sama lintas generasi dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.
“Permasalahan bangsa ini tidak bisa diselesaikan oleh satu orang saja, tetapi harus dikerjakan bersama oleh banyak pihak dari berbagai generasi. Karena itu kita juga melibatkan mahasiswa agar sejak muda memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa,” pungkasnya.
Sementara ditempat yang sama,” Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis menyambut positif kedatangan rombongan peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIl, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Desa Pasirlangu.
“Kami memberikan apresiasi atas dipilihnya Desa Pasirlangu sebagai lokasi kegiatan KKL, sebagai sarana praktik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” Ujarnya.
Nur Awaludin Lubis juga menyampaikan bahwa pihaknya dukungan penuh pelaksanaan kegiatan KKL tersebut.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan SESKOAD Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo dan para Pasis yang telah memberikan bantuan berupa rehab masjid, sumur bor, trauma healing bagi warga, bantuan sembako, serta penyuluhan terkait status tanah pascabencana,” ucapnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu pemulihan masyarakat yang terdampak bencana longsor di wilayah Desa Pasirlangu,” harapnya.
“Kami tentunya akan mendukung kegiatan yang menghasilkan calon-calon pemimpin masa depan, yang nantinya akan memiliki pengalaman tersendiri selama berada di Desa Pasirlangu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Nur Awaludin Lubis menjabarkan kondisi demografi serta berbagai permasalahan yang dihadapi di Desa Pasirlangu, semenjak musibah bencana alam longsor.
“Harapan kami, banyak pengalaman dan ilmu yang dapat diimplementasikan kelak ketika menjadi pemimpin yang melayani masyarakat,” harapnya.
Journalist A2n***RA












