DPRD Garut Komisi III Menerima Audensi Terkait Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Dari Lembaga GIPS

Daerah18 Dilihat

Reformasiaktual.com// Garut, Asep Mulyana Anggota DPRD Garut Komisi III Menerima Audensi Dari Lembaga Kajian Garut Indeks Perubahan Strategis ( GIPS) dan Perwakilan Dinas terkait Permasalahan distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Garut adanya dugaan Penimbunan, Hingga tidak tepat Sasaran Sehingga menimbulkan kenaikan harga dan Kelangkaan ,senin (27/04/2026)

Ketua Umum Gips Ade Sudrajat menyampaikan kondisi distribusi LPG 3kg Dilapangan sudah memprihatinkan, ketidakteraturan distribusi hingga menimbulkan kelangkaan ,tetapi juga di duga menjadi celah penyimpangan yang merugikan masyarakat kecil

” Audensi ini kami lakukan sebagai bentuk dorongan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut ” ucap Ade

Anggota Komisi III DPRD Garut Asep Mulyana menanggapi hal tersebut menegaskan pentingnya pengawasan ketat dari pemerintah daerah, ia meminta satpol PP dan Dinas industri dan Perdagangan ( Disperindag) melalui pengawasan ketingkat Pangkalan LPG

menurut Asep pengawasan menyeluruh dari Jalur distribusi, mulai dari Agen hingga Pangkalan menjadi kunci mencegah adanya praktek penimbunan maupun penyimpangan lainnya

” Pengawasan harus di lakukan secara berkala dan menyeluruh agar distribusi berjalan sesuai aturan ” kata asep

Sementara itu ,Kepala Bagian Perekonomian setda Garut Ricky menyoroti persoalan data penerima yang di nilai belum akurat, ia mendorong agar pemutakhiran data segera di lakukan guna memastikan LPG subsidi 3kg benar – Benar di terima oleh masyarakat yang berhak

” kalau datanya tidak di pembaharui ,potensi salah sasaran akan terus terjadi ” tuturnya

Disisi lain pihak Hiswana migas menjelaskan bahwa secara regulasi mereka tidak memiliki kewenangan untuk melakukan inspeksi mendadak di lapangan, pengawasan langsung menjadi tanggung jawab instansi pemerintah

Dari Audensi tersebut, sejumlah langkah di sepakati ,Disperindag akan Melakukan inspeksi ke Stasiun Pengisian Bulk Epiji ( SPBE) , sementara pertamina di dorong untuk menindak tegas pangkalan yang terbukti melanggar

Selain itu ,Pengawasan juga akan di perketat terhadap penggunaan LPG 3 kg pada Dapur SPPG agar tidak menyimpang dari peruntukannya

Gips berharap hadir Audensi ini dapat segera di tindak lanjuti dengan kebijakan nyata di lapangan, sehingga distribusi lpg 3 kg di Kabupaten Garut kembali normal dan tepat sasaran terutama bagi masyarakat menengah ke bawah

Pian