Sidak Komisi IV DPRD Sukabumi Ungkap Sejumlah Persoalan Layanan di RSUD Palabuhanratu

Daerah23 Dilihat

SUKABUMI – Sejumlah persoalan pelayanan muncul di RSUD Palabuhanratu setelah Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir bersama rombongan melakukan inspeksi mendadak pada Senin 11 Mei 2026.

Dalam sidak tersebut, Uden menerima berbagai aduan masyarakat yang menyoroti beberapa aspek layanan rumah sakit. Keluhan meliputi tarif parkir yang dinilai memberatkan, kondisi kebersihan lingkungan, hingga sikap sebagian petugas yang dianggap kurang ramah dalam melayani pasien.

“Banyak keluhan dari warga yang membuat rumah sakit perlu berbenah. Apalagi sekarang ada dirut baru, momentum yang baik tentunya,” ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Selain persoalan layanan, sidak juga mengungkap adanya tantangan internal yang tengah dihadapi RSUD Palabuhanratu. Di antaranya kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga dan kondisi persediaan obat yang kerap mengalami kekosongan. Menurut Uden, masalah ini perlu segera ditangani melalui komunikasi intensif dengan pemerintah daerah.

“Saya tekankan agar kewajiban, termasuk utang, segera diselesaikan dengan koordinasi bersama Pemda. Karena ini berdampak pada pelayanan,” tegasnya.

Dalam dialog bersama manajemen, Uden menilai perbaikan pelayanan tidak cukup hanya dengan pembenahan fasilitas. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia juga menjadi kunci. Ia mendorong agar pegawai rumah sakit mendapatkan pelatihan seperti public speaking dan In House Training untuk meningkatkan etika pelayanan.

“Kalau SDM kurang, bisa kerja sama dengan Pemda untuk penguatan. Jika manajemen kurang baik, harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Uden menekankan pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit agar tidak sekadar berorientasi pada rutinitas, namun pada tanggung jawab dan pengabdian.

“Kerja itu bukan hanya menerima gaji, tapi harus penuh tanggung jawab, ikhlas, dan berniat mengabdi. Siapa pun pasien yang datang harus dilayani dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Bupati Sukabumi Asep Japar juga melakukan sidak ke Jalan Ahmad Yani di depan RSUD Palabuhanratu. Sidak dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas parkir liar di kawasan itu.

Kegiatan parkir di badan jalan dinilai mengganggu arus lalu lintas dan diduga menjadi salah satu penyebab rusaknya beton jalan yang saat ini tengah diperbaiki. Munculnya parkir liar juga diduga dipicu tarif parkir di tempat resmi yang terlalu memberatkan.

Dalam sidaknya, Asep mengaku menerima banyak laporan mengenai mahalnya tarif parkir di area RSUD Palabuhanratu. Ia langsung meninjau lokasi dan memanggil pengelola untuk meminta penyesuaian harga.