Reformasiaktual.com// GARUT ,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Imat Rohimat, melakukan Reses dan menyerap aspirasi masyarakat di Desa Mekarjaya Kecamatan Tarogong Kaler Garut Rabu ,(20/05/2026
Pada pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, tercatat ada 8 poin usulan utama yang disampaikan oleh warga dan perangkat desa, yang kemudian dipetakan menjadi skala prioritas untuk diperjuangkan ke dinas terkait.
Dalam penyampaiannya ,Imat Rohimat menyampaikan rasa syukur atas antusiasme warga dalam menyampaikan kebutuhan Masyarakat Desa Mekarjaya. Ia mencatat setidaknya tiga usulan utama yang menjadi keluhan sekaligus harapan besar masyarakat Desa Mekarjaya.
Poin pertama dan menjadi sorotan utama adalah masalah ketersediaan air bersih. Desa Mekarjaya sebenarnya memiliki potensi besar dan aset berharga berupa mata air Cigambar yang saat ini pengelolaan dan pengambilannya sudah dilakukan oleh PDAM.
“Warga menyampaikan keluhan yang cukup mendasar. Mereka bertanya, kenapa sumber air ada di sini, bahkan airnya diambil oleh pihak pengelola, namun warga Desa Mekarjaya sendiri justru masih kekurangan akses air bersih. Sumbernya sudah ada, tetapi sarana penyaluran berupa jaringan pipa belum terpasang hingga ke rumah-rumah warga,” ungkap Imat Rohimat.
Oleh karena itu, usulan prioritas yang disampaikan warga adalah dukungan untuk pembangunan jaringan pipanisasi serta sambungan air bersih langsung ke pemukiman warga agar aset alam yang dimiliki Desa Mekarjaya dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat setempat.
kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU). Berdasarkan pengecekan di lapangan, banyak lampu penerangan di sepanjang jalan kabupaten Garut yang melintasi wilayah Desa Mekarjaya yang sudah padam dan tidak berfungsi. Kondisi ini tentu mengurangi kenyamanan dan keamanan warga yang melintas.
Menyikapi hal tersebut, Imat Rohimat menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, mengingat jalan tersebut merupakan wewenang pemerintah kabupaten, agar perbaikan atau penggantian lampu dapat segera direalisasikan.
Selanjutnya, berkaitan dengan pengelolaan persampahan. Desa Mekarjaya dikenal sebagai salah satu desa percontohan dalam penanganan sampah di Kabupaten Garut. Imat menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyalurkan bantuan berupa sarana dan prasarana pendukung. Namun, kendala muncul pada aspek operasional.
“Selama ini, petugas yang mengangkut sampah dari tingkat RW hingga ke tempat pengolahan, semuanya adalah sukarelawan. Belum ada kejelasan mengenai dana operasional atau skema pembiayaan yang pasti, apakah melalui sistem kontrak atau mekanisme lain. Padahal keberlanjutan pengelolaan sampah ini sangat penting karena desa ini menjadi contoh bagi desa lain,” jelasnya.
Imat Rohimat berjanji akan menyampaikan hal ini kepada Dinas Lingkungan Hidup, agar alokasi anggaran untuk operasional dan dukungan bagi para pengelola sampah dapat diakomodasi melalui usulan pokir yang diajukan.
Di akhir keterangannya, politisi ini menyampaikan bahwa seluruh usulan yang masuk akan disusun berdasarkan skala prioritas. Hal ini mengingat adanya kebijakan efisiensi anggaran di Pemerintah Kabupaten Garut, sehingga tidak semua usulan dapat dipenuhi sekaligus.
“Kami mendengar dan mencatat semua aspirasi ini untuk kemudian disampaikan kepada pihak eksekutif dan dinas terkait. Mana yang paling mendesak dan prioritas, itulah yang akan kami perjuangkan terlebih dahulu sesuai dengan kemampuan dan batasan anggaran yang ada,” pungkas Imat Rohimat.
Aspirasi warga Desa Mekarjaya ini kini telah masuk dalam daftar perjuangan yang akan dibawa Imat Rohimat ke meja pembahasan di DPRD Garut, demi mewujudkan kesejahteraan dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Pian












