Pembeli Motor COD Di Gowa Dikeroyok Sekelompok Orang Usai Transfer Uang

Hukrim27 Dilihat

GOWA – reformasiaktual.com Dua pemuda, Hamzah dan Imran jadi korban penganiyaan saat melakukan transaksi beli motor secara COD di Perumahan Green Cakra Hidayat, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa pada Kamis, 4 Juni 2026 sekitar pukul 00.15 WITA.

Korban mengaku dianiya oleh pelaku setelah melakukan transfer uang sesuai dengan harga motor yang disepakati. Penjual tidak mengakui adanya transferan yang masuk ke rekeningnya

“Penjual meminta pembayaran lewat transfer Bank dan menolak tunai, namun setelah kami transfer di BRILink terdekat, malah tidak diakui oleh penjual dengan dalih belum ada transferan yang masuk” kata kedua korban

Merasa dirugikan, Hamzah dan Imran mendatangi Polres Gowa untuk membuat laporan awal dugaan penipuan. Usai dari kantor polisi, keduanya kembali ke lokasi dengan niat menyelesaikan masalah baik-baik.

Namun setibanya di lokasi, mereka justru diduga dikeroyok sekelompok orang. Imran disebut sempat disekap dengan tangan diikat lalu dipukul di wajah. Hamzah juga dipukul hingga keduanya luka-luka.

“Kami disekap, tangan diikat, lalu dipukul di bagian wajah, sehingga kami mengalami luka-luka,”akunya

Kedua korban berhasil keluar dari lokasi kejadian setelah anggota Polsek Pallangga tiba dan mengamankan TKP. Hamzah dan Imran langsung dibawa ke RSUD Syekh Yusuf Gowa untuk visum.

Kasus ini sudah dilaporkan resmi ke SPKT Polres Gowa dengan nomor LP/B/764/VI/2026/SPKT/POLRES GOWA/POLDA SULSEL tertanggal 4/6/2026. Dugaan tindak pidana mengacu pada UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Pihak keluarga mendesak polisi mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan menyeluruh. Mereka minta semua pihak yang terlibat diproses hukum.

“Kami berharap kasus ini diusut tuntas agar ada kejelasan hukum dan keadilan bagi korban,” kata pihak keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Gowa belum memberi keterangan resmi soal perkembangan penyelidikan. Pihak yang dilaporkan juga belum memberikan klarifikasi.

Kasus ini jadi peringatan keras bagi masyarakat yang sering transaksi COD. Polisi mengimbau warga lebih hati-hati, pilih lokasi aman, dan segera lapor jika ada

AGUS