Polsek Cibalong Cek TKP Korban Tenggelam di Sungai Cikaengan

TNI/Polri49 Dilihat

Garut – Personel Polsek Cibalong, Polres Garut, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa seorang pelajar yang meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Cikaengan, Blok Batu Karut, Kampung Babakan, Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (8/6/2026).

Korban diketahui bernama Wildan (19), seorang pelajar SMA Ma’arif Peundeuy, warga Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut.

Kapolsek Cibalong IPTU Irwandani menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Sebelum kejadian, korban bersama dua rekannya, Rehan (14) dan Rifki (13), berangkat menuju Kampung Jubleg, Desa Simpang, untuk menjenguk kakek korban.

Saat melintas di Kampung Babakan, ketiganya memutuskan untuk beristirahat dan mandi di Sungai Cikaengan.
Setibanya di lokasi, korban lebih dahulu turun ke sungai dan sempat mengajak kedua rekannya untuk ikut mandi.

Namun, saat berada di aliran sungai yang memiliki arus cukup deras, korban terbawa arus dan tenggelam. Melihat kejadian tersebut, kedua saksi yang masih berada di tepi sungai segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga bersama petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi tenggelam.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa oleh pihak keluarga menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga melalui orang tua korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir serta menolak dilakukan autopsi.

Kapolsek Cibalong IPTU Irwandani mengimbau masyarakat, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun perairan terbuka, terutama pada lokasi yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Pengawasan orang tua dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa,” ujar IPTU Irwandani.