TAKALAR — Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Takalar. Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), Polres Takalar menggelar bakti kesehatan berupa donor darah yang berlangsung di Aula Mapolres Takalar, Senin pagi, 15 Juni 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Sidokkes Polres Takalar bekerja sama dengan PMI Kabupaten Takalar itu menyasar personel Polres Takalar, personel Kodim 1426/Takalar, Subdenpom, serta Bhayangkari Polres Takalar. Dengan target 100 peserta, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas lintas institusi dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bakti kesehatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M. Kehadiran orang nomor satu di Polres Takalar itu tidak hanya sebatas membuka kegiatan, tetapi juga memberikan teladan dengan turut mendonorkan darahnya. Kegiatan kemudian diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara Polres Takalar dan Polsek jajaran, personel TNI, serta Bhayangkari.
Sebelum proses donor darah dilakukan, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai standar operasional yang berlaku. Tim kesehatan dari PMI Kabupaten Takalar melakukan pemeriksaan tekanan darah dan pengecekan kadar hemoglobin (HB) untuk memastikan kondisi pendonor memenuhi syarat dan aman mengikuti donor darah.
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 33 peserta dinyatakan belum memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya. Sementara itu, 76 peserta berhasil mendonorkan darah dengan rincian golongan darah A sebanyak 20 kantong, golongan darah B sebanyak 20 kantong, golongan darah O sebanyak 31 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 5 kantong.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada penguatan institusi, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Puluhan kantong darah yang berhasil dikumpulkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di fasilitas kesehatan dan menjadi penyelamat bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah.
Kasi Dokkes Polres Takalar, Ipda drg. Nur Ayu Wahyuni, mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat yang diwujudkan melalui aksi kemanusiaan.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberi manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Donor darah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata dalam membantu ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya,” ujar Nur Ayu.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat solidaritas dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di lingkungan Polri, TNI, dan Bhayangkari.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi, termasuk mereka yang telah bersedia mengikuti proses skrining meskipun belum memenuhi syarat untuk mendonor. Setiap niat baik untuk membantu sesama adalah bagian dari nilai kemanusiaan yang ingin terus kami bangun. Semoga darah yang terkumpul hari ini dapat memberikan harapan dan menyelamatkan banyak nyawa,” tutupnya.
Asw-19







