Bukan Sekadar Perpisahan, Pentas Seni TK RA – Asholihin Cisarua, Jadi Panggung Tumbuhkan Percaya Diri Anak

PENDIDIKAN36 Dilihat

Reformasiaktual.com//Cisarua – Pelepasan peserta didik tidak selalu identik dengan prosesi perpisahan. Di TK RA, AS-Sholihin, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, momen akhir tahun ajaran justru dikemas menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, dan hasil belajar mereka di hadapan orang tua.

Suasana penuh keceriaan terlihat dalam acara Pelepasan dan Pentas Seni yang digelar di tempat rekreasi dan Resto AWC, Jalan Kol. Masturi Cimahi -Cisarua

Belasan siswa tampil percaya diri membawakan beragam pertunjukan, mulai dari Sisingaan, menyanyi, tari tradisional dan modern, pembacaan puisi, hingga tadarus Al-Qur’an. Setiap penampilan disambut tepuk tangan meriah dari para orang tua dan tamu undangan.

Bagi para siswa, tampil di atas panggung menjadi pengalaman berharga untuk melatih keberanian sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi sejak usia dini.

Di tengah kemeriahan acara, prosesi pelepasan puluhan siswa RA-Asholihin menjadi momen paling mengharukan, puluhan siswa tersebut secara resmi menyelesaikan pendidikan di jenjang TK dan bersiap melanjutkan perjalanan belajar ke sekolah dasar (SD).

Kepala Sekolah RA AS-Sholihin Tintin Ratnapuri S.Pdi, mengatakan kegiatan pentas seni merupakan bagian dari proses pembelajaran yang selama ini diterapkan di sekolah.

Melalui berbagai penampilan, anak-anak didorong untuk berani tampil, mengekspresikan diri, sekaligus mengembangkan kreativitas sesuai potensi masing-masing.

“Ini momen yang sangat penting ya bagi kami, mungkin ini terlihat sederhana bagi orang dewasa, tapi ini adalah pencapaian anak yang pertama yang patut kita rayakan,” terang Tintin Ratnapuri S.Pdi.

Tintin Ratnapuri S.Pdi menambahkan, keberanian berbicara dan tampil di depan umum perlu dibangun sejak dini karena menjadi bekal penting bagi perkembangan karakter anak pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Harapan kami siswa-siswi dapat menjaga nama baik, dan menjadi anak yang hebat, generasi qur’ani, dan berbakti kepada orang tua, menghormati ibu dan ayahnya,” Pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid Tesa, ibunda Rayan Zeyyen Alfarendra, mengaku bangga melihat perkembangan putrinya selama belajar di RA-Asholihin

” Ia menilai kegiatan seperti pentas seni memberikan kesempatan bagi anak untuk lebih percaya diri sekaligus menjadi momen yang membahagiakan bagi orang tua.

“Dengan adanya pelepasan siswa ini semoga nanti anak-anak kedepannya bisa menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berakhlak mulia, serta belajar mandiri dan berprestasi,” harapnya.

Selain menjadi ajang apresiasi hasil belajar siswa, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga. Kehadiran para orang tua yang memenuhi ruang acara menjadi bukti dukungan terhadap proses tumbuh kembang anak.

Bunda Tesa menambahkan melalui kegiatan pelepasan dan pentas seni tersebut, TK RA-ASholihin berharap dapat terus membangun kolaborasi dengan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak.
Sebab, keberhasilan pendidikan usia dini tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari tumbuhnya karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

Journalist A2n***RA