Patroli Dialogis Siang, Personel Polsek Lemahsugih Sambangi Pedagang Keliling

TNI/Polri16 Dilihat

Majalengka, Guna memastikan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif pada siang hari, Kepolisian Sektor (Polsek) Lemahsugih Polres Majalengka Polda Jabar secara konsisten meningkatkan intensitas pengawasan wilayah. Langkah preventif yang dikemas melalui pendekatan patroli dialogis dan sambang humanis ini difokuskan untuk menyisir para pelaku usaha mikro dan pedagang keliling guna memberikan rasa aman yang nyata di ruang publik, Selasa (23/06/2026).

Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran patroli siang hari ini bergerak dinamis memantau pusat-pusat keramaian warga yang rawan akan potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Lemahsugih, Kabupaten Majalengka. Atas arahan Kapolres Majalengka melalui Kapolsek Lemahsugih Iptu Nana Supriyatna, S.H., tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tersebut dilaksanakan secara presisi oleh dua personel Polsek Lemahsugih, yaitu Aiptu Cepi bersama Bripda Kemal.

Patroli dialogis kali ini diarahkan secara intensif dengan menyambangi tempat-tempat berkumpulnya para pedagang kecil kaki lima dan pedagang keliling yang sedang menjajakan dagangannya di pinggir pelintasan jalan. Petugas kepolisian hadir menyambangi dan menyapa langsung beberapa pedagang keliling, di antaranya pedagang permen kapas, pedagang telur gulung, hingga pedagang burger. Kehadiran aktif aparat kepolisian berseragam dinas lengkap di tengah-tengah para pejuang ekonomi keluarga ini disambut dengan senyuman hangat serta rasa syukur karena menghadirkan ketenangan saat mereka mencari nafkah.

Melalui momentum tatap muka yang sejuk dan interaktif tersebut, Aiptu Cepi bersama Bripda Kemal membangun komunikasi dua arah guna mendengar dinamika di lapangan sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar. Petugas mengingatkan para pedagang keliling agar selalu memperhatikan kebersihan tempat berjualan, menjaga ketertiban di bahu jalan agar tidak memicu kemacetan, serta berhati-hati terhadap peredaran uang palsu saat menerima transaksi pembayaran dari pembeli.

Selain itu, masyarakat dan para pedagang yang dijumpai di lokasi juga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga diingatkan untuk memastikan sepeda motor atau gerobak dagangan bermotor mereka terparkir dalam kondisi stang terkunci rapat atau menggunakan kunci ganda tambahan jika sedang ditinggal beralih aktivitas melayani pelanggan.