Komisi III DPRD Kota Bandung Bahas Prioritas Anggaran 2027, Soroti Operasional Damkar, BRT, hingga Keamanan Siber

Berita Kota49 Dilihat

KOTA BANDUNG – Komisi III DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Matan), serta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membahas program prioritas, target kinerja, dan isu strategis Tahun Anggaran 2027. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (15/7/2026).

Pembahasan difokuskan pada dampak pemotongan anggaran yang dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan berbagai layanan publik.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, menyoroti sejumlah persoalan krusial yang perlu segera mendapat perhatian. Salah satunya adalah anggaran operasional Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Matan di lima wilayah manajemen kebakaran yang tercatat menjadi Rp0.

“Kondisi tersebut dikhawatirkan akan melumpuhkan operasional pemadaman kebakaran dan penyelamatan apabila tidak segera dipulihkan,” ujar Agus.

Komisi III juga menilai pemangkasan anggaran Dinas Perhubungan hingga sepertiga berpotensi menghambat upaya menurunkan tingkat kemacetan serta meningkatkan penggunaan angkutan umum di Kota Bandung.

Selain itu, pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) dinilai memiliki tantangan tersendiri, termasuk potensi konflik sosial terkait kompensasi sewa kios dan pedagang kaki lima yang terdampak proyek.

Di sektor teknologi informasi, Komisi III menegaskan bahwa kebutuhan anggaran Diskominfo untuk menjaga keamanan sistem pemerintahan digital harus menjadi perhatian serius. Tambahan anggaran sebesar Rp6,6 miliar dinilai diperlukan untuk pengadaan CCTV, lisensi firewall, serta sewa Data Center guna mengantisipasi ancaman serangan siber terhadap data Pemerintah Kota Bandung.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup didorong untuk lebih progresif dalam menjalankan strategi pengurangan sampah melalui program zero waste sekaligus meningkatkan kualitas air dan udara. Langkah tersebut dinilai penting mengingat adanya risiko kolapsnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada tahun 2027 apabila upaya pengurangan sampah tidak berjalan secara optimal.

“Pemotongan anggaran pada mitra kerja berpotensi menghambat pencapaian target kinerja strategis tahun 2027. Oleh karena itu, Komisi III berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran yang dinilai bersifat prioritas agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal,” tegas Agus.

Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPRD Kota Bandung akan membentuk tim perumus untuk mendorong sekaligus mengawal usulan anggaran dari seluruh mitra kerja, terutama guna memulihkan anggaran operasional Damkar Matan yang saat ini bernilai Rp0.

Selain itu, masing-masing perangkat daerah diminta menyampaikan jawaban tertulis atas berbagai pertanyaan dan masukan anggota Komisi III dalam waktu dua hari sebagai bahan pembahasan lanjutan.

(Redaksi MataViralNews)

News Feed