Revitalisasi SMKN 1 Plered Dapat Bantuan Rp2 Miliar

PENDIDIKAN22 Dilihat

PURWAKARTA //reformasiaktual.com- Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Plered, Kabupaten Purwakarta,

Mendapatkan bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 untuk mendukung rehabilitasi ruang kelas.

Berdasarkan papan informasi pekerjaan yang terpasang di lingkungan sekolah, program tersebut mencantumkan nilai bantuan sebesar Rp2.005.566.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan yang. dilaksanakan berupa revitalisasi dan rehabilitasi ruang kelas SMKN 1 Plered. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMK Negeri 1 Plered dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Dari dokumentasi visual di lokasi, sejumlah bagian bangunan sekolah terlihat sedang dalam proses pembongkaran dan pembangunan kembali.

Material seperti genteng, kayu bekas pekerjaan, serta material konstruksi lainnya tampak berada di sekitar area rehabilitasi.

Pada bagian bangunan yang direhabilitasi, struktur rangka atap baru juga terlihat mulai terpasang. Sejumlah ruang tampak masih berada dalam tahap pengerjaan sehingga aktivitas konstruksi masih berlangsung.

Program tersebut tercantum berada di bawah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Vokasi dan PKLK, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dorong Perbaikan Sarana Pendidikan
Revitalisasi sarana pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran, khususnya bagi sekolah kejuruan yang membutuhkan ruang belajar dan fasilitas yang memadai.

Dengan adanya rehabilitasi tersebut, ruang kelas diharapkan dapat memiliki kondisi yang lebih layak dan mendukung kenyamanan kegiatan belajar mengajar setelah pekerjaan selesai.

Namun, terkait rincian teknis pekerjaan, progres persentase pelaksanaan, target penyelesaian setiap tahapan, serta penggunaan anggaran secara lebih terperinci, informasi tersebut belum tercantum secara lengkap pada papan informasi yang terlihat di lokasi.

Karena itu, informasi mengenai perkembangan pekerjaan dan pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan penting untuk disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bagian dari transparansi penyelenggaraan program pemerintah.

Pihak sekolah maupun Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dapat memberikan penjelasan mengenai progres pekerjaan, tahapan pelaksanaan, serta target penyelesaian revitalisasi tersebut.
Dengan nilai bantuan mencapai lebih dari Rp2 miliar,

Pelaksanaan revitalisasi diharapkan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar pekerjaan yang ditetapkan, serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan lingkungan pendidikan di SMKN 1 Plered.

RN