Hadapi Musim Kering, Pemkab OKU Timur Perkuat Sarana Pertanian untuk Jaga Produksi Petani

Daerah48 Dilihat

OKU Timur – Kondisi cuaca yang semakin kering serta menurunnya ketersediaan air menjadi tantangan yang harus diantisipasi guna menjaga keberlangsungan produksi pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Sebagai langkah strategis menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus memperkuat dukungan sarana dan prasarana pertanian melalui sinergi bersama Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta berbagai pihak terkait.

Dukungan yang diberikan mencakup penguatan sistem pengairan pertanian, di antaranya bantuan pompa air, pembangunan irigasi perpompaan, sumur bor, hingga perbaikan jaringan irigasi tersier.

Selain itu, petani juga mendapatkan dukungan berupa alat mesin pertanian (alsintan), benih padi, benih jagung, serta pupuk organik cair.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan harus benar-benar dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan petani di lapangan, khususnya dalam menghadapi musim kemarau dan keterbatasan sumber air.

“Dukungan sarana pertanian ini diharapkan mampu membantu petani tetap produktif, sehingga proses budidaya pertanian dapat berjalan dengan baik mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga pelaksanaan panen,” ujar Bupati.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat OKU Timur. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program dan dukungan guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Dengan adanya penguatan sarana pengairan dan alat pendukung pertanian, diharapkan petani lebih siap menghadapi perubahan kondisi iklim serta mampu mempertahankan hasil produksi pertanian.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat sektor pertanian, terutama dalam mengatasi persoalan ketersediaan air dan menjaga ketahanan pangan daerah.Rilis Krisna