Revitalisasi Sekolah di Cipatujah, Wujud Nyata Perhatian Pemerintah terhadap Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat

PENDIDIKAN146 Dilihat

Reformasiaktual.com//TASIKMALAYA — Program revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 membawa harapan baru bagi dunia pendidikan di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sejumlah sekolah yang mendapatkan program revitalisasi kini tengah menjalani proses pembangunan dan perbaikan sarana prasarana. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, nyaman, serta mendukung proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Adapun sejumlah sekolah dasar negeri di Kecamatan Cipatujah yang mendapatkan program tersebut antara lain:

  1. SDN Cipatujah
  2. SDN Pantilaksanan
  3. SDN Cihaur
  4. SDN Leuwinanggung
  5. SDN Cibarengkok

Program revitalisasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bagi orang tua siswa, peningkatan fasilitas sekolah tidak hanya berkaitan dengan perubahan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif.

Dengan fasilitas yang semakin baik, para siswa diharapkan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih nyaman. Di sisi lain, guru dan kepala sekolah juga memiliki lingkungan yang lebih mendukung dalam menjalankan tugas pendidikan.

Ketua Komunitas Belajar Satuan Pendidikan (KBKSP) Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Munawar Soleh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas adanya program revitalisasi satuan pendidikan tersebut.

«“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas bantuan revitalisasi ini. Manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, peserta didik, guru maupun kepala sekolah. Dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan kondusif,” ujar Munawar.»

Menurutnya, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih baik.

Sekolah dengan lingkungan serta fasilitas yang lebih representatif diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi peserta didik maupun tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan pendidikan.

Selain memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, pelaksanaan pembangunan revitalisasi juga dinilai memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam proses pengerjaan, terdapat sejumlah pekerjaan yang memungkinkan melibatkan tenaga masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Bagi warga, kesempatan tersebut dapat menjadi sumber penghasilan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan demikian, manfaat program revitalisasi tidak hanya dirasakan dalam bentuk peningkatan kualitas sarana pendidikan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Apresiasi terhadap pelaksanaan program revitalisasi juga disampaikan Ketua Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PC PGRI) Kecamatan Cipatujah masa bakti 2025–2030, Saepudin, S.Pd., M.Pd.

Saepudin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi dalam proses pembangunan revitalisasi satuan pendidikan di Kecamatan Cipatujah.

«“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam proses pembangunan revitalisasi ini. Kami berharap hasil pembangunan nantinya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peserta didik, guru, kepala sekolah dan masyarakat,” ungkap Saepudin.»

Ia berharap sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga sehingga program revitalisasi benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Cipatujah yang meminta namanya tidak dipublikasikan turut memberikan pandangan mengenai pelaksanaan program revitalisasi tersebut.

Kepada awak media Reformasi Aktual, mereka menilai kritik dan pemberitaan mengenai proses pembangunan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang perlu dihargai.

«“Walaupun ada beberapa sekolah yang sedang dalam tahap pengerjaan revitalisasi dan ada kawan-kawan media yang menulis kurang baik tentang proses pekerjaan ini, kami tetap mengapresiasinya. Mungkin itu merupakan kritik yang sifatnya membangun agar pelaksanaan pembangunan semakin baik,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.»

Menurutnya, kritik dari media maupun masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan.

Terlebih, pembangunan fasilitas pendidikan berkaitan langsung dengan kepentingan peserta didik dan masyarakat dalam jangka panjang.

«“Kami yakin semua pihak akan berupaya menjalankan proses pengerjaan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan dan memberikan yang terbaik untuk pembangunan revitalisasi ini. Yang terpenting, mari kita sama-sama mengawal agar hasilnya benar-benar berkualitas dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” katanya.»

Masyarakat berharap pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan secara transparan, tepat sasaran, mengedepankan kualitas, serta memenuhi ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pada akhirnya, revitalisasi satuan pendidikan di Kecamatan Cipatujah bukan semata-mata mengenai perbaikan bangunan sekolah. Di balik ruang kelas yang diperbarui, terdapat harapan agar peserta didik dapat belajar dengan nyaman, guru semakin optimal dalam mengajar, kepala sekolah terbantu dalam menjalankan kegiatan pendidikan, serta masyarakat sekitar memperoleh manfaat dari aktivitas pembangunan.

Program revitalisasi tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Dharma Eka Yudiawan, S.Pd.

.