Uji Kompetensi Calon Kasubditkamsel Ditlantas Polda Jabar Diikuti 3 Kandidat

TNI/Polri139 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melalui Subbag Kompenten Biro SDM melaksanakan Asesmen uji kompetensi kepada 3 kandidat Calon Kasubditkamsel Ditlantas Polda Jabar, berlangsung di Gedung Asesmen Center Polda Jabar, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan uji kompetensi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia No 12 tahun 2024 tanggal 12 Oktober 2024 tentang Penyelenggaraan Penilaian Kompetensi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Seperti yang disampaikan Kasubbag Kompenten Kompol. Ngadiman, “Uji Kompetensi diikuti 3 kandidat sebagai calon Kasubditkamsel diikuti ; 1). AKBP Galih Apria, S.I.P., S.I.K.,M.Si.,M.K, yang saat ini sebagai Kabagbinops Ditressiber Polda Jabar. 2). Kompol Andriyanto, S.H.,M.H, saat ini sebagai Kasi BPKB Subdit Regident Ditlantas Polda Jabar. dan 3). Kompol Dr.H.lwan Setiawan, S.H.,M.H, saat Kabagsumda Polres Subang,” ungkapnya.

Lebih lanjut disebutkan, tim penguji dalam uji kompetensi ini di Pimpin Kombes Pol. Eti Haryati, S.H, yang masih menjabat sebagai Kasubditkamsel Ditlantas Polda Jabar yang beberapa hari lagi memasuki purna bhakti, AKBP Ujang Burhanudin, S.Ag.,M.H, dan Kompol Ngadiman. Disamping itu Biro SDM Polda Jabar juga melibatkan Was lnternal dan Was Eksternal dari media.

Dikatakan dalam pelaksanaan uji kompetensi ini dari masing-masing asesi (peserta) menyampaikan paparannya dengan program kerja masing-masing bila terpilih jadi Kasubditkamsel yang intinya akan berusaha meminalisir terjadinya Lakajol (kecelakaan menonjol) dan penguji 1 Kombes Eti juga menanyakan kepada asesi bila saat ini terjadi Lakajol langkah apa yang akan saudara lakukan sebagai Kasubditkamsel dan lainnya. Kombes Eti meminta asesi harus mengambil langkah kongkrit dan mengevaluasi kedepan agar tidak lagi terjadi, ucapnya.

Ketiga asesi sepakat untuk berusaha mengedukasi masyarakat dan berkolaborasi dengan instansi terkait seperti Dishub, PUPR, tokoh agama, tokoh masyarakat dan media.***

Eri