Polda Jambi Tingkatkan Pelayanan Publik Prima, Serahkan Penghargaan WBK dan Pelayanan Prima

TNI/Polri99 Dilihat

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, humanis, serta bebas dari praktik pungutan liar dan korupsi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Pelayanan Publik yang Prima serta Penyerahan Piagam Penghargaan Kapolri kepada Satker/Satwil yang Mendapatkan Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Pelayanan Prima dari KemenPAN-RB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, (29/09/2026) bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi. Kegiatan dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid, S.Sos., M.Si., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolres/ta jajaran Polda Jambi, Kabagren dan Kabaglog Polres/ta jajaran Polda Jambi, para narasumber serta operator Satker dan Satwil jajaran Polda Jambi.

Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan bagian penting dari upaya Polri menjawab tuntutan dan harapan masyarakat yang semakin tinggi.

Kapolda menekankan bahwa pelayanan kepolisian harus terus mengalami transformasi agar semakin mudah diakses, cepat, transparan, akuntabel dan humanis, sekaligus memastikan tidak adanya praktik pungutan liar maupun korupsi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik merupakan wajah Polri yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, kita harus terus melakukan transformasi agar pelayanan semakin cepat, transparan, akuntabel, humanis dan profesional, serta terbebas dari praktik pungli dan korupsi,” ujar Kapolda Jambi

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para Kasatker dan Kasatwil jajaran Polda Jambi yang berhasil memperoleh Piagam Penghargaan Kapolri atas pencapaian predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) maupun Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen, kerja keras dan konsistensi dalam membangun pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Penghargaan yang diterima bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Satker dan Satwil yang telah memperoleh predikat tersebut,” ungkap Kapolda Jambi.

Kapolda juga mengingatkan seluruh jajaran bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi semata. Pembangunan Zona Integritas harus menjadi komitmen bersama untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat.

“Zona Integritas bukan sekadar formalitas administrasi. Yang paling penting adalah bagaimana komitmen tersebut diwujudkan dalam perubahan pelayanan dan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Jambi menekankan pentingnya pemanfaatan materi Survei Penilaian Integritas (SPI) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai instrumen untuk melakukan evaluasi sekaligus memetakan potensi dan risiko korupsi di lingkungan organisasi.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi jajaran Polda Jambi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan, khususnya dalam membangun sistem pelayanan yang berintegritas dan memiliki mekanisme pengawasan yang efektif.

Selain sistem dan mekanisme pelayanan, Kapolda juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh personel Polri, terutama bagi anggota yang berada di garis terdepan pelayanan masyarakat.

Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk memegang teguh prinsip “melayani, bukan dilayani”, dengan mengedepankan empati, keramahan, senyum, sapa dan salam, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Perubahan pelayanan harus dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya kerja. Prinsip yang harus kita pegang adalah melayani, bukan dilayani. Setiap personel harus mampu memberikan pelayanan dengan empati, senyum, sapa, salam dan profesionalisme,” tutur Kapolda Jambi

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam predikat WBK dan Pelayanan Prima kepada Satker dan Satwil jajaran Polda Jambi yang memperoleh penghargaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Kapolda Jambi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan pelayanan. Satker maupun Satwil yang telah memperoleh predikat WBK dan Pelayanan Prima diharapkan dapat mempertahankan pencapaiannya, sementara satuan lainnya terus meningkatkan kinerja menuju predikat WBK maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan. Bagi yang sudah memperoleh predikat, pertahankan dan tingkatkan. Bagi yang belum, terus berupaya membangun pelayanan yang semakin baik sehingga ke depan dapat mencapai WBK maupun WBBM,” pungkas Kapolda Jambi

(Supriyadi)