Jejak Panjang Asep Robin: Dari Dunia Pers, Hukum, Hingga Legislasi dan Olahraga, Satu Komitmen Pengabdian

Politik136 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung, 4 Oktober 2026 — Di tengah hiruk-pikuk dinamika publik Kota Bandung, jarang ditemukan sosok yang menapaki sekaligus menyatukan empat ranah berbeda: dunia pers, hukum, politik legislatif, hingga pembinaan olahraga. H. Asep Robin, S.H., M.H. adalah salah satunya. Setiap perpindahan panggung bukan sekadar perubahan jabatan, melainkan kelanjutan satu benang merah: hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

 
Perjalanan Asep Robin di ruang publik bermula dari dunia jurnalistik. Ia pernah dipercaya memegang amanah sebagai Ketua Forum Wartawan Bandung Juara (FWBJ). Di sinilah ia mengasah kepekaan: mendengar, mencatat, dan menyuarakan apa yang terjadi di lapangan. Pengalaman ini membentuk cara pandangnya, bahwa setiap informasi harus sampai, setiap suara layak didengar.

Dari dunia pemberitaan, ia melangkah ke ruang yang menegakkan aturan: hukum.

Tahun 2023 menjadi babak penting. Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 111/SK/BPP-PERADIN/I/2023, Asep Robin ditetapkan sebagai Ketua BPC PERADIN Kota Bandung untuk periode 2023–2026.

Sebagai pimpinan organisasi para advokat, ia tak hanya mengurusi internal organisasi. Ia menekankan: hukum bukan milik mereka yang mampu membayar mahal, melainkan hak seluruh warga. “Sinergi antarlembaga dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perlindungan hukum harus menjadi prioritas utama,” ujarnya saat dilantik.

 
Pada Pemilu 2024, kepercayaan publik membawanya ke panggung legislatif. Melalui Partai Gerindra, Asep Robin maju dari Daerah Pemilihan 3 mencakup kecamatan Antapani, Arcamanik, Cibiru, Mandalajati, dan Ujungberung.

Berdasarkan data resmi KPU Kota Bandung, ia meraih 32.434 suara sah dan resmi duduk sebagai anggota DPRD Kota Bandung periode 2024–2029.

Latar belakang hukumnya langsung ditempatkan di posisi strategis: Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Di sini, Asep Robin terlibat langsung menyusun, membahas, dan menyempurnakan rancangan peraturan daerah, menjamin aturan yang lahir berpihak pada kepentingan warga, bukan kelompok tertentu.

Bagi Asep Robin, kedudukan di dewan tak berarti menjauh dari warga. Reses menjadi agenda tak terlewat. Satu per satu wilayah Dapil 3 disambangi, mendengarkan keluhan warga, mencatat kerusakan fasilitas, meninjau langsung lingkungan yang membutuhkan perhatian.

“Reses bukan sekadar lapor diri. Ini saat kami mendengar langsung apa yang sesungguhnya dibutuhkan, lalu memperjuangkannya di ruang sidang,” tegasnya.

 
Jejak pengabdian belum berhenti. Pada 9 Juli 2026, Asep Robin kembali dipercaya memegang kepemimpinan, kini di bidang olahraga sebagai Ketua Pengcab KODRAT Kota Bandung periode 2026–2030.

Di bawah arahannya, pembinaan Tarung Derajat digencarkan. Latihan gabungan pada Agustus 2026 mempertemukan sekitar 1.300 peserta, membuktikan semangat regenerasi dan kebersamaan terus dipupuk. Baginya, olahraga bukan sekadar prestasi, melainkan tempat membina karakter, kedisiplinan, dan masa depan pemuda Kota Bandung.

 
Meninjau perjalanan panjangnya, terlihat jelas satu alur yang tak terputus, Di Jurnalistik sebagai Ketua FWBJ yang menyuarakan kebenaran, Di bidang Hukum sebagai Ketua BPC PERADIN untuk Membela keadilan, Di Legislatif sebagai Anggota DPRD / Wakil Ketua Bapemperda Mengawal kebijakan rakyat, Di bidang Olahraga sebagai Ketua KODRAT Kota Bandung untuk Membina generasi unggul

“Rekam jejak tidak diukur dari berapa banyak jabatan yang disandang, melainkan dari berapa banyak manfaat yang ditinggalkan,” ujar Asep Robin.

“Setiap langkah saya dari meja redaksi, ruang pengadilan, gedung dewan, hingga lapangan olahraga, bermuara pada satu hal: kehadiran harus dirasakan.”

Hingga kini, Asep Robin terus melangkah menyatukan pengalaman, keahlian, dan amanah untuk Dapil 3, untuk Kota Bandung, dan untuk rakyat yang mempercayainya.

(Tim Redaksi / Laporan Investigasi)

#AsepRobin #RekamJejakPengabdian #DPRDBandung #Bapemperda #KODRATKotaBandung #Dapil3Bandung #PERADINBandung #PolitikBerkarya