Tingkatkan Daya Beli dan Produktivitas Lokal, Pemko Tanjungbalai Gelar Pasar Murah dan Bazar IKM 

Daerah32 Dilihat

TANJUNGBALAI//reformasiaktual.com Dalam upaya intervensi kenaikan harga bahan pokok, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungbalai menggelar pasar murah dan Gerakan Ekonomi Masyarakat melalui Pasar Murah dan IKM (GEMPAR) yang di buka oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina yang digelar di Halaman Kantor Camat Datuk Bandar, Rabu (7/10/2026).

Dalam sambutannya, Fadly Abdina mengatakan penyelenggaraan pasar murah ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkrit dalam menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok melalui pelaksanaan pasar murah. 

Lanjut Wakil Wali Kota, Pada kuartal ketiga Tahun 2026, Beras mengalami kenaikan harga seperti Beras Medium dari harga Rp.15.500,-/kg menjadi Rp.16.000,-/kg naik sebesar Rp.500,-/kg; untuk beras premium dari harga Rp.16.500,-/kg menjadi Rp.17.000,-/kg naik sebesar Rp.500,-/kg. Untuk minyak goreng khususnya minyak goreng Minyak Kita yang telah ditetapkan pemerintah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp.15.700,-/liter, akan tetapi masih banyak ditemukan dijual diatas HET tersebut. 

Pada kesempatan ini saya mengajak para pengecer Minyak Goreng Kita agar menjual sesuai harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Disamping beras dan minyak goreng, komoditi pangan lainnya juga mengalami perubahan harga yang tidak menentu hari ini mengalami kenaikan besok atau lusa sudah turun, komoditi tersebut seperti: cabe merah, bawang merah, daging ayam dan komoditi pangan lainnya. Pemerintah Kota Tanjungbalai terus melaksanakan monitoring harga komoditi pangan setiap harinya, harapnya 

“Pada minggu pertama Bulan Oktober Pelaksanaan Pasar Murah dilaksanakan di 3 (tiga) Kecamatan yakni Kecamatan Datuk Bandar dilaksanakan hari ini; Kecamatan Tanjungbalai Selatan dilaksanakan hari kamis (8/10) dan Kecamatan Tanjungbalai Utara dilaksanakan hari Jumat (9/10),” sebutnya

Wakil Wali Kota juga menyampaikan, Komoditi pangan yang diperdagangkan hari ini Beras SPHP sebanyak 1 ton beras dengan harga Rp57.000,-/5 kg; Minyak Goreng Kita sebanyak 365 liter dengan harga Rp.15.000,-/liter. Disamping kedua komoditi pangan tersebut, turut juga berpartisipasi Gerakan Ekonomi Masyarakat melalui Pasar Murah dan IKM (GEMPAR). Komoditi yang diperdagangkan pada Stand GEMPAR ini adalah produk-produk lokal Kota Tanjungbalai yakni minyak kelapa, ikan teri, keripik singkong, keripik pisang dan komoditi lainnya. 

Fadly mengatakan kegiatan seperti ini sangat berguna bagi perekonomian Kota Tanjungbalai; meningkatkan daya beli masayarakat dan meningkatkan produktivitas produksi lokal Tanjungbalai. Kedua hal tersebut akan berimplikasi terhadap pertumbuhan ekonomi (dalam ilmu ekonomi disebut dengan multiplier effect)

Pada kesempatan ini juga saya mengajak kepada para pendagang eceran, distributor yang menjual komoditi pangan untuk tidak mengambil kesempatan dengan menaikkan harga terlalu tinggi. Apabila harga harus naik, kenaikannya harus dengan sewajarnya. Saya juga memohon untuk tidak melakukan penimbunan komoditi pangan yang berimplikasi kelangkaan bahan pokok. Apabila terjadi penimbunan bahan pokok akan menerima sanksi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku, pungkas Wakil Wali Kota Fadly Abdina 

Sebelumnya, Kadis Dagper Wiwi Fitria menyampaikan Komoditi pangan yang dijual dalam pelaksanaan pasar murah hari ini berupa Beras SPHP sebanyak 1 ton/kecamatan, dan Minyak goreng minyak kita sebanyak 360 liter/Kecamatan.

Pada hari ini turut serta berpartisipasi dari Gerakan Ekonomi Masyarakat melalui Pasar Murah dan IKM (GEMPAR), GEMPAR ini memperdagangkan hasil-hasil produk lokal Kota Tanjungbalai seperti Minyak kelapa, Ikan teri, Keripik Singkong, Keripik Pisang dan komoditi lainnya. Moment ini merupakan wadah promosi bagi produk local kita. Marilah kita yang hadir pada kesempatan ini untuk sama sama mencintai produk dalam negeri, jelasnya

Turut hadir Staf Ahli bidang kemasyarakatan Anwar Ruji, Kabag Perekonomian Rini Diana, Sekretaris Bapperida Bisnu Lutfi, Sekretaris Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan, Para Camat dan warga setempat.

Tb1ds