Kabupaten Bandung Barat Menjadi Pusat Perhatian Launching Hari Desa Nasional dan Kick Off Liga Desa 2026-2027

Daerah25 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cikalong — Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi pusat perhatian dipilih sebagai lokasi Launching Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) Tahun 2027, juga Kick Off Liga Desa Tahun 2026 – 2027, dilapangan sepak bola panglejar, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat dan sekaligus dalam acara tersebut agenda pembangunan dan pemberdayaan desa tingkat nasional,”Sabtu, (10/10/2026)

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, sekaligus ruang pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, S.I.P. memberikan sambutan selamat datang, dilanjutkan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah, Yandri Susanto S.Pt, M.Pd, sambutan Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. dilakukan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pemberdayaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad.

Puncak seremoni berlangsung sekitar pukul 14.05 WIB melalui sambutan sekaligus Launching Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027 dan Kick Off Liga Desa Tahun 2026-2027 yang akan dilakukan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Yandri Susanto.S.Pt, M.Pd, menyampaikan Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2027 akan diramaikan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang menghadirkan 14 perlombaan. Sejumlah kategori yang dilombakan antara lain Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, BUM Desa Terbaik, Pemuda-Pemudi Pelopor Desa Terbaik, Lomba Film Pendek, dan Desa Bebas Narkoba.

Digelarnya agenda nasional tersebut di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sekaligus menjadi kesempatan bagi daerah untuk menunjukkan bahwa desa bukan sekadar wilayah administratif, melainkan memiliki potensi besar untuk menjadi basis ekonomi kerakyatan, olahraga, kreativitas dan pemberdayaan generasi muda.

Melalui momentum Hari Desa Nasional dan Liga Desa, perhatian terhadap desa diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada penguatan ekonomi masyarakat serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.

Setiap lomba tersebut merupakan wadah agar masyarakat desa memanfaatkan potensinya sesuai kemampuan masing-masing. Kegiatan ini juga digelar di berbagai provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.
Yandri menegaskan pemain Liga Desa dipastikan asli warga desa sesuai dengan tujuannya, yakni menemukan potensi pemuda pemudi untuk kemajuan desa.

Hal ini menjadi aturan ketat dalam pengawasan Mendes Yandri serta Wamendes Ahmad Riza Patria serta beberapa pihak yang dilibatkan pada kegiatan tersebut.

Yandri mengatakan, kepedulian terhadap warga desa harus diwujudkan melalui langkah nyata. Ia berharap ekonomi desa terus tumbuh, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan lapangan kerja terbuka melalui optimalisasi potensi desa serta sumber daya manusia.

“Tidak perlu malu menjadi orang desa, insyaallah desa-desa di Jawa Barat desa-desa di Indonesia akan menjadi pelaku utama ekonomi Indonesia Insyaallah akan go internasional,” pungkasnya.

H.Raffi Achmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, ditempat yang sama berharap momen ini dijadikan peluang untuk mencapai kemajuan desa.

Pada kegiatan ini, H.Raffi Achmad juga memberi tambahan hadiah sebesar Rp150.000.000 untuk juara liga desa 2026-2027.
“Mudah-mudahan melalui Liga Desa semua jadi atlet nasional,” harapnya.

Journalist A2n***RA