Kades Japar Maulana Sidik Kedepankan Transparansi Anggaran dan Pemberdayaan Warga dalam Program AKSELERASI 2026

Daerah33 Dilihat

BOGOR — REFORMASIAKTUAL.COM-Pemerintah Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan desa melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) AKSELERASI Tahun Anggaran 2026. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas akses jalan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan di lingkungan desa.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Japar Maulana Sidik, kegiatan pengaspalan jalan menggunakan hotmix dilaksanakan di Kampung Cibarengkok, meliputi RT 018/RW 02 dan RT 007/RW 02. Pekerjaan tersebut memiliki volume 590 meter × 3 meter × 0,03 meter, dengan total anggaran sebesar Rp363.775.000.

Pelaksanaan pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Selain memperhatikan kebutuhan akses jalan, keterlibatan warga juga menjadi perhatian dalam proses pelaksanaan kegiatan.

Swakelola, Dorong Partisipasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Pekerjaan pengaspalan dilaksanakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang dipimpin Bapak Karlan Suparlan, dengan melibatkan masyarakat setempat sesuai kebutuhan dan ketentuan pelaksanaan kegiatan.

Pola swakelola tersebut diharapkan dapat membuka ruang partisipasi warga, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, serta mendorong tumbuhnya rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan desa. Dengan keterlibatan warga, pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Transparansi Anggaran Menjadi Perhatian

Dalam pelaksanaan program Bankeu AKSELERASI 2026, keterbukaan informasi mengenai anggaran dan kegiatan pembangunan merupakan aspek penting yang perlu dijaga. Pemerintah desa diharapkan memastikan informasi terkait sumber dana, nilai anggaran, volume pekerjaan, serta pelaksanaan kegiatan dapat diakses masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepatuhan terhadap regulasi, termasuk peraturan gubernur, peraturan daerah, serta petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan program, menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.

Transparansi dan akuntabilitas juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan pembangunan agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan serta perencanaan yang telah ditetapkan.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa, koordinasi dengan pihak terkait, termasuk UPT Jalan, pemerintah kecamatan, dan dinas teknis, menjadi unsur penting untuk mendukung kesesuaian pekerjaan dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Pengawasan dan koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan mutu pekerjaan, ketepatan volume, serta penggunaan anggaran sesuai peruntukannya.

Melalui pembangunan jalan di Kampung Cibarengkok, Pemerintah Desa Tanjung Sari diharapkan terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, program Bankeu AKSELERASI 2026 tidak hanya menjadi sarana peningkatan infrastruktur, tetapi juga momentum untuk memperkuat keterlibatan warga dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.

REFORMASIAKTUAL.COM — Tegas dan Terpercaya