Bupati Bantaeng Apresiasi Inovasi Permudah Pengurusan Dokumen Bayi yang Lolos Final KIPP Kementerian PANRB 2026

Daerah26 Dilihat

BANTAENG – reformasiaktual.com Inovasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Bayi Lahir Langsung Dapat Dokumen Administrasi Kependudukan (BALLADA ADMINDUK), berhasil masuk dalam lima finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) PRO Tematik Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Republik Indonesia.

Hal tersebut diketahui saat Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menerima Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran, di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Rabu, 21 Oktober 2026.

Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini memberikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil Bantaeng. Menurutnya, dirinya memberikan dukungan penuh terhadap BALLADA ADMINDUK.

“Ini capaian luar biasa karena sudah masuk 5 besar. Program ini memang patut diapresiasi karena bayi lahir bisa lahir langsung mendapatkan administrasi kependudukan, seperti akta kelahiran, kartu keluarga dan kartu indentitas anak tanpa mengantri dan ke kantor kependudukan, ” Kata Uji Nurdin.

Kepala daerah termuda di Sulsel menilai, BALLADA ADMINDUK merupakan wujud nyata Pemda Bantaeg dalam melindungi, melayani, dan membahagiakan warganya.
“Semoga BALLADA ADMINDUK kita ini bisa juara dan terus berlanjut serta bisa menjadi contoh pelayanan terbaik Indonesia, ” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran mengatakan, BALLADA ADMINDUK patut dibanggakan. Mengingat, program tersebut berhasil masuk dalam lima finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) PRO Tematik Tahun 2026.

“Alhamdulillah untuk tema tematik, kita satu-satunya dari Sulsel. Kami meminta dukungan dan doa masyarakat agar Bantaeng bisa juara secara nasional, ” pungkasnya.

Dirinya menambahkan BALLADA ADMINDUK memiliki sejumlah keunggulan, yakni layanan multikanal, proses pengurusan yang praktis, serta keluaran tiga dokumen administrasi kependudukan sekaligus atau 3-in-1.

“Keunggulan inovasi BALLADA ini adalah layanan multikanal, praktis atau tidak ribet, serta output-nya 3-in-1,” ungkap Ali Imran.
Melalui inovasi tersebut, bayi yang baru lahir di Kabupaten Bantaeng diharapkan dapat langsung memperoleh tiga dokumen kependudukan, yakni Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA), melalui pelayanan yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan.

AGUS