Kondisi Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Tanjungbalai Laksanakan Pemantauan PJJ di Seluruh Kecamatan dan Sekolah

Daerah43 Dilihat

TANJUNGBALAI//reformasiaktual.com Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik di Kota Tanjungbalai berlaku sejak 16 Oktober s/d 21 Oktober 2026 dikarenakan kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum membaik.

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui tim terpadu yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Fitra Hadi melaksanakan apel yang diikuti OPD terkait diantaranya Dinas Pendidikan, Satpol-PP, Dinas Kominfo, BPBD, Dishub dan Kemenag sebelum pelaksanaan monitoring ke seluruh Kecamatan di Kota Tanjungbalai.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Fitra Hadi mengatakan Pemko Tanjungbalai menindaklanjuti Surat edaran instruksi Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution menyikapi dampak kabut asap Karhutla. Surat edaran itu bernomor: 400.3/106/DISDIK/X/2026 per tanggal 15 Oktober 2026. Adapun PJJ untuk seluruh sekolah di Sumut diberlakukan mulai 16-21 Oktober 2026

“Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilaksanakan menyeluruh di seluruh Satuan Pendidikan baik jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK/SLB Sederajat mulai tanggal 16 s.d 21 Oktober 2026,” ucap Fitra saat memimpin Apel di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Senin (19/10/2026)

Hari ini kita akan melaksanakan monitoring/pemantauan langsung ke seluruh Kecamatan dan sekolah guna memastikan para anak sekolah belajar di rumah masing-masing dengan memanfaatkan platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh pihak sekolah, jelasnya

Lanjut Asisten Fitra Hadi, Kepada dinas pendidikan agar menyampaikan informasi ini ke seluruh sekolah, begitu juga halnya Satpol-PP, Dishub agar membantu monitoring dilapangan. Kepada Dinas Kominfo agar memberikan informasi yang terbaru (Update) sinergi dengan BPBD terkait kondisi terkini kualitas udara ataupun himbauan lainnya agar warga mendapatkan informasi yang sejelas jelasnya terkait kabut asap saat ini

Artinya, semua tim yang tegabung hari ini dapat bekerja dengan baik dan membangun kordinasi serta sinergitas agar pelaksanaan kegiatan monitoring berjalan sesuai harapan kita bersama, pungkas Fitra Hadi 

Usai pelaksanaan apel, tim terlebih dahulu dibagi menjadi 2 (dua) yang bertugas masing-masing 3 (tiga) Kecamatan. 

Hasil pemantauan tim di seluruh Kecamatan; untuk tim yang melakukan monitoring di Kecamatan Datuk Bandar, Kecamatan Datuk Bandar Timur dan Kecamatan Tanjungbalai Selatan tidak ditemukan adanya para siswa yang berkeliaran atau berada diluar rumah saat PJJ berlaku. Untuk tim lainnya yang bertugas di Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kecamatan Teluk Nibung dan Sei Tualang Raso ditemukan adanya para pelajar berkumpul dan bermain diluar rumah, saat itu tim langsung mengimbau dan memberikan edukasi agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak berada di luar rumah saat PJJ berlaku. 

Bagi sekolah yang masih melaksanakan proses belajar tatap muka langsung diimbau untuk selasa (20/10) melaksanakan PJJ seperti sekolah lainnya.

Tb1ds